Breaking News:

Berita Banjarmasin

BPBD Banjarmasin dan Balakar 654 Latih Karyawan Hotel POP Evakuasi Korban

Simulasi penanganan kebakaran dijalani karyawan Hotel POP bekerja sama dengan BPBD Kota Banjarmasin dan Balakar 654, Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Petugas berlatih mengevakuasi korban pingsan dari titik kebakaran dalam simulasi di Hotel POP, bersama anggota BPBD Kota Banjarmasin dan Balakar 654 Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2020) sore. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang perempuan dievakuasi dari dalam kamar nomor 817 Hotel POP, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju lantai dasar, Selasa (15/9/2020) sekitar pukul 16.45 Wita.

Perempuan tersebut diketahui pingsan karena terkurung di dalam kamar yang saat itu sedang terjadi kebakaran.

Terlihat, dua karyawan hotel berlari sambil membawa korban menggunakan tandu. Karena dalam keadaan darurat, perempuan itu dievakuasi melewati tangga darurat.

Alarm tanda kebakaran terus berbunyi, asap tebal memenuhi kamar dan lorong lantai delapan tersebut.

Setelah sampai di lantai dasar, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama. Beberapa saat kemudian api berhasil di padamkan, menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Instruksi Wali Kota Banjarmasin Terbit, Pulang dari Jakarta Tak Bisa Leluasa Masuk Banjarmasin

Berkelahi saat Pesta Miras, Pemulung di Banjarmasin Ini Tusuk Rekan Minum

Enam Pengunjung Pasar THR Banjarmasin Terjaring Razia Masker, Pilih Sanksi Nyapu Halaman Pasar

VIDEO Pilkada Banjarmasin 2020, KPU Sebut 4 Bapaslon Memenuhi Syarat

Seluruh kejadian tersebut merupakan rangkaian dari simulasi pemadaman kebaran dan evakuasi korban.

Simulasi dilaksanakan oleh BPBD Kota Banjarmasin, bekerja sama dengan Balakar 654 Banjarmasin.

"Ini merupakan pelatihan awal terhadap kebakaran, bagaimana karyawan bisa lebih cepat melakukan penanganan kebakaran," kata anggota BPBD Kota Banjarmasin, Dayat, kepada Banjarmasinpost.co.id. Selasa (15/09/2020).

Sementara itu anggota Balakar 654 Banjarmasin, Iwan Ray, mengatakan, simulasi tersebut dinilai penting agar terciptanya sinergitas antara pihak swasta dengan relawan kebakaran.

"Kadang-kadang bisa terjadi miss komunikasi antara relawan dan pihak swasta, maka dari itu ini momenya menyamakan presepsi," ujarnya.

Terpisah Hotel Manager Pop Banjarmasin, Rama Pratama menyebutkan, kegiatan simulasi tersebut memang menjadi bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Kegiatan ini memang harus wajib ada setiap tahun, sebagai audit. Sejak hotel ini berdiri sudah tiga kali dilaksanakan," ucapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Rahmadi)

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved