Breaking News:

Berita Banjar

Dilatih Menjadi Tukang Bangunan, 100 Warga Binaan Lapas Karang Intan Diberi Sertifikat Terampil

Balai Jasa Konstruksi wilayah lima Banjarmasin kementerian PUPR menggelar program peningkatan kapasitas bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas

Lapas Karangintan untuk BPost
Warga Binaan di Lapas Karangintan mendapatkan pelatihan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Balai Jasa Konstruksi wilayah lima Banjarmasin, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR) menggelar program peningkatan kapasitas bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan bidang jasa konstruksi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Selasa (15/9/2020) .

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Sugito, akan berlangsung selama lima hari dan diikuti sebanyak 100 orang warga binaan dan dua petugas.

Para peserta akan dilatih dan diuji sebagai tukang, meliputi tukang bangunan umum, kemampuan melaksanakan K3, menyiapkan material dan peralatan kerja, dan melaksanakan pekerjaan yang dapat menjadi modal awal untuk menjadi pekerja konstruksi.

Sugito, dalam sambutan nya berpesan, agar seluruh peserta serius dalam mengikuti pelatihan dan senantiasa menjaga sikap sopan santun terhadap para pengajar.

Dapatkan Asimilasi, 25 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Banjarbaru Pulang ke Rumah

Kunjungi Lapas Banjarmasin, Dirjen Pas Sebut Jam Besuk Warga Binaan Masih Ditiadakan

Aa Gym Beri Tausiyah Warga Binaan Lapas Kelas IIA Banjarmasin

“Warga binaan harus senantiasa semangat dan antusias dalam mengikuti pelatihan, juga jaga sikap untuk menghargai pengajar, dengan menghargai maka ilmu yang itu akan mudah masuk, sehingga berguna saat nanti berada di masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Lapas Karang Intan ini menuturkan, sertifikat terampil yang didapat dari pelatihan ini dapat digunakan sebagai modal dalam bekerja.

“Saat ini menjadi pekerja bangunan pun perlu sertifikat keahlian, dengan adanya sertifikat terampil, yang nantinya peserta dapatkan, maka menjadi nilai tambah untuk diterima bekerja khususnya dalam bidang konstruksi, sehingga keterampilan di bidang jasa konstruksi, berguna setelah bebas nanti,” jelasnya. 

Sementara salah satu peserta pelatihan Akbar yang juga merupakan warga binaan mengaku ilmu yang diberikan sangat bermanfaat untuk bekalnya setelah keluar dari LP nantinya. 

"Kalau nanti mau jadi tukang, sudah siap ilmunya, tinggal mencari yang mau memakai jasa kita saja," ujarnya.

Warga Binaan Lapas Kelas IIA Banjarmasin Belajar Baca Tulis Alquran Secara Virtual

Kegiatan yang ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman yang ditandangani oleh Kementerian Hukum dan HAM dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) beberapa waktu lalu, juga merupakan perwujudan salah satu resolusi Pemasyarakatan 2020 yaitu peningkatan kualitas Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui pelatihan bersertifikasi.

Kegiatan ditutup dengan pemasangan atribut pelatihan kepada peserta, yang dilakukan oleh Kalapas Karang Intan.
(Banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved