Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dukung Gadis Kalsel di Ajang Nasional, Caranya Vote Pada Ajang Putera-Puteri Tari Indonesia

Sukma yang bersekolah di SMAN 2 Banjarbaru adalah penari dari Sanggar Kemilau Intan, Martapura yang menjadi delegasi Kalsel pada ajang Putera-Puteri

dok sukma
Sukma Riga Cintya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sukma yang bersekolah di SMAN 2 Banjarbaru adalah penari dari Sanggar Kemilau Intan, Martapura yang menjadi delegasi Kalsel pada ajang Putera-Puteri Tari Indonesia 2020.

Saat ini Sukma memerlukan sekitar 2.000 like di akun Instagram @puteraputeriindonesia untuk memenangkan gelar kategori terfavorit.

"Vote ini bisa menentukan siapa yang akan menjadi Putera-Puteri Tari Kepualauan Terfavorit," ujarnya, seraya berharap dukungan masyarakat Kalsel.

Ketentuan voting Finalis Putera-Puteri Indonesia Kategori Terfavorit, follow Instagram @puteraputeriindonesia. Akun Instagram itu tidak dikunci tapi panitia tahu siapa voters yang voting dengan follow akun dan yang tidak.

Cari foto finalis favorit dan beri like. Unggah foto finalis favoritmu ke akun pribadi yang tidak dikunci, dengan memberikan hashtag yang sudah ditentukan panitia pada sorotan instastory kemudian mention serta tag akun Instagram @puteraputeriindonesia.

"Caranya follow akun instagram @puteraputeritariindonesia, lalu like foto saya di link https://www.instagram.com/p/B-zcLzWBMcf/?igshid=1dp2o6lfbhprf. Sertakan hastag #SUKMAPPTIKALSEL di kolom komentar," beber Sukma.

Sukma punya target, dengan menari maka ia ingin bisa sampai keluar negeri. Ia ingin membuktikan kepada banyak orang bahwa ia mampu. Bahkan Sukma pernah ke Yogya dibiayai Kemendikbud untuk belajar menari bersama Maestro Didik Ninik Towok.

Sejak kecil Sukma sudah suka menari, diawali saat masih TK ia tampil memperagakan tarian tradisional saat acara perpisahan. Itulah pengalaman pertamanya tampil di depan publik.

Lakatan Bainti Kue Khas Banjar, Begini Resep Bahan dan Cara Membuatnya

Payudaranya Bengkak dan Alami Demam Tinggi, Citra Kirana Sempat Dilarikan ke UGD

Sebelumnya, Sukma juga terlihat bakatnya dari responnya jika mendengar musik. Kata Suma, ibu bilang misal diajak ke acara kawinan dan ada hiburan musik maka ia spontan joget-joget khas anak kecil.

"Begitulah, mungkin darah seni keluarga ibu saya memang menurun ke saya," seloroh gadis kelahiran Blitar, 28 November 2002 ini.

Saat SD mulai kelas 1 sampai 6, Sukma menekuni tari modern dance. Kemudian menginjak SMP dan berlanjut SMA ia beralih menekuni tari tradisional. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin )

Penulis: Salmah
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved