Breaking News:

Berita Banjarmasin

Instruksi Wali Kota Banjarmasin Terbit, Pulang dari Jakarta Tak Bisa Leluasa Masuk Banjarmasin

Pemko Banjarmasin telah menerbitkan surat berupa Instruksi Wali Kota Banjarmasin Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Upaya Mitigasi Lonjakan covid-19

banjarmasinpost.co.id/frans
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin  serius untuk melakukan screening terhadap orang atau penumpang yang datang dari Jakarta dan akan memasuki Banjarmasin.

Pemko Banjarmasin telah menerbitkan surat berupa Instruksi Wali Kota Banjarmasin Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Upaya Mitigasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin.

Surat instruksi yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina ini ditetapkan tertanggal hari ini Selasa (15/9/2020).

Dengan adanya surat ini, maka dipastikan setiap pelaku perjalanan khususnya yang datang dari Jakarta pun tidak bisa leluasa untuk bisa masuk ke Kota Banjarmasin.

Update Covid 19 Tabalong: Positif Tambah 12 Orang, Total 301 Orang

Update Covid-19 Batola: 7 Orang Sembuh, Positif Bertambah 5 Orang

10 Kali Terapkan Denda Perwali di Banjarmasin, Jumlah Uang Terkumpul Nyaris Rp 8 juta

Pasalnya mereka diwajibkan membawa keterangan hasil swab negatif Covid-19, dan apabila tidak membawa maka akan menjalani proses swab.

Adapun surat instruksi ini ditujukan kepada seluruh warga Banjarmasin, pelaku perjalanan yang memasuki wilayah Banjarmasin, instansi pemerintah dan swasta serta seluruh kepala SKPD di Banjarmasin.

Ada enam point penting yang dipaparkan dalam surat ini, dan salah satunya adalah setiap orang yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Banjarmasin wajib membawa surat keterangan hasil swab negatif Covid-19.

"Kepada setiap orang yang akan melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Banjarmasin dipersyaratkan untuk membawa hasil swab tersebut test negatif, apabila hasil swab test positif harus masuk ke rumah sehat karantina yang disediakan oleh pemerintah atau melakukan isolasi mandiri dengan memperhatikan protokol kesehatan," bunyi point pertama surat ini.

Pada point kedua berbunyi menginstruksikan kepada semua instansi pemerintah dan SKPD terkait untuk membantu dan melakukan koordinasi dalam pelaksanaan dan evaluasi instruksi ini demi memutus rantai penularan Covid-19 di Kota Banjarmasin.

Halaman
12
Penulis: Frans
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved