Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Pendatang dari Jakarta Discreaning, Jika Positif Wajib Jalani Isolasi

Pemko Banjarmasin mulai memberlakukan screening terhadap pelaku perjalanan dari Jakarta khususnya yang akan memasuki Kota Banjarmasin

Dinkes Banjarmasin untuk BPost
Petugas dari Dinas Kesehatan Banjarmasin melakukan screening terhadap pelaku perjalanan dari Jakarta di Bandara Internasional Syamsudin Noor. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Menyikapi meningkatnya kasus  Covid-19 di Jakarta, Pemko Banjarmasin mulai memberlakukan screening terhadap pelaku perjalanan dari Jakarta khususnya yang akan memasuki Kota Banjarmasin.

Pemko Banjarmasin pun telah menerbitkan surat Instruksi Wali Kota Banjarmasin Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Upaya Mitigasi Lonjakan Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kota Banjarmasin hari ini, Selasa (15/9/2020).

Salah satu point penting dari surat Instruksi Wali Kota Nomor 3 Tahun 2020 ini, adalah setiap pelaku perjalanan dari Jakarta dan akan memasuki Banjarmasin diwajibkan memperlihatkan surat keterangan hasil swab negatif Covid-19.

Apabila tidak mengantongi surat keterangan negatif hasil swab, maka yang bersangkutan pun akan dilakukan test swab oleh petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Banjarmasin.

Penumpang Pesawat dari Jakarta Masuk Kota Banjarmasin Wajib Perlihatkan Hasil Swab Negatif Covid-19

Hasil Swab Negatif, Aditya Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Orang-orang Ini Tak Sengaja Tertelan Alat Tes Swab Covid-19 saat Buka Mulut, Begini Kisahnya

Bahkan hari ini Dinas Kesehatan Banjarmasin sudah mulai bergerak melakukan proses screening terhadap pelaku perjalanan dari Jakarta yang akan memasuki Banjarmasin ini di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Lantas seperti apa perlakuan mereka yang ketika diketahui hasil swabnya positif Covid-19 saat dilakukan test swab di bandara ini ?

Terkait hal ini, Wali Kota Banjarmasin yakni H Ibnu Sina menerangkan secara otomatis akan diminta melakukan isolasi dan ada dua opsi yang diberikan.

"Otomatis karantina mandiri atau di rumah karantina," katanya.

VIDEO Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin Jalani Swab Test

Ibnu Sina pun menerangkan diterbitkannya Instruksi Wali Kota Nomor 3 Tahun 2020 ini sebagai upaya untuk menjaga kekondusifan Banjarmasin yang mana kasus Covid-19 sudah mulai melandai.

"Ini untuk melindungi warga Banjarmssin dari terpapar kembali, baik itu gelombang kedua Covid-19 atau apa pun namanya. Kita mengantisipasi jangan sampai Banjarmasin yang saat ini sudah mulai melandai, terjadi lagi perkembangan," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Penulis: Frans
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved