Breaking News:

Berita Kalteng

PWI Kalteng Bekali Wartawan Aturan Penulisan Lewat Media Siber

Pembekalan aturan terkait media siber dilalsanakan PWI Kalteng melibatkan wartawan di Palangkaraya dan kabupaten serta staf bidang humas pemerintah.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Penyerahan kenang-kenangan dalam kegiatan pembekalan menulis berita di media siber yang diselenggarakan PWI Kalimantan Tengah di Kota Palangkaraya. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sebanyak 30 orang jurnalis anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah, dibekali pengetahuan tentang tatacara menulis berita melalui media siber.

Kegiatan tersebut sebagai upaya menjadikan wartawan media siber yang profesional dengan taat dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan  yang berlaku  untuk tercapainya pembangunan daerah yang lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan di ruang pertemuan Aqurius Boutique Hotel, Jalan Imam Bonjol,  Palangkaraya. Melibatkan, wartawan di Palangkaraya dan beberapa kabupaten yang ada di Kalteng,  serta peserta dari bidang kehumasan di lembaga pemerintahan.

Kegiatan tersebut disambut antusias banyak wartawan di Kalteng. Karena, penulisan berita lewat media siber  berbeda dengan penulisan melalui media cetak. Terutama, terkait kode etik atau regulasi dalam penulisan berita di media siber.

Simpan Sabu Paket Hemat, Dua Warga Selat Kapuas Kalteng Diamankan Polisi

Pilkada Kalteng 2020 Rapat Pleno Terbuka, KPU Kapuas Tetapkan DPS Sebanyak 255.239 Pemilih

DPR dan Mentan Debat Panas Soal Food Estate di Kalteng

Presiden Joko Widodo Diagendakan Tanam Padi Bersama Warga di Kawasan Food Estate Kalteng

Jurnalis yang menulis di media siber lebih rentan mendapat komplain dari media cetak. Karena dalam media siber, kecepatan menulis berita juga jadi tolok ukur perhatian pembaca.

Ketua PWI Kalteng, M Haris Sadikin, Selasa (15/9/2020), mengatakan, ada hal-hal yang perlu diketahui oleh jurnalis saat menulis berita di media siber. Ada aturan yang perlu diketahui seorang penulis di media siber yang berbeda dengan media cetak.

"Dengan adanya pelatihan semacam ini tentunya akan memudahkan wartawan atau jurnalis dalam mempelajari atau mengetahui tentang tata cara atau aturan penulisan melalui media siber yang saat ini lagi banyak dijadikan referensi pembaca di medsos dan internet," ujarnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Faturhaman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved