Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dinas PPPA Banjarmasin Terima Laporan Marak Anak-anak di Persimpangan Jalan

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Kalsel, di tahun 2020 menerima dua laporan terkait eksploitasi anak.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Iwan Fitriady, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Belakang ini marak terlihat aktivitas anak-anak di sejumlah persimpangan jalan di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Di sana, mereka terlihat mendatangi satu persatu pengguna jalan dan berharap bisa mendapatkan sedikit belas kasihan.

Padahal anak-anak sejatinya memiliki hak bermain, belajar, mendapatkan kesehatan, dan juga perlindungan. Bukan malah mencari nafkah, karena itu semua menjadi tangung jawab para orangtua.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Banjarmasin di tahun 2020, ada sebanyak dua laporan terkait eksploitasi anak, Selasa (15/9/2020).

"Memang kami tidak menutup mata bahwa memang ada yang betul-betul karena kalau tidak minta-minta kelaparan, yang diwaspadai ini ada yang mengambil kesempatan dengan mempekerjakan anak-anak," kata Iwan Fitriady, Kepala Dinas PPPA Banjarmasin.

Jakarta PSBB, Lion Buka Rute Baru Banjarmasin-Bandung

Instruksi Wali Kota Banjarmasin Terbit, ASN Diminta Menunda Melakukan Perjalanan Dinas ke Jakarta

Dinkes Banjarmasin Adang Penumpang Jakarta, Lakukan Swab di Pintu Masuk di Bandara Syamsudin Noor

Daftar 34 Daerah Berubah dari Zona Merah ke Oranye Virus Corona, Banjarmasin Tak Masuk

Menurut Iwan mengatasi masalah tersebut tentunya memerlukan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya dari Pemerintah saja.

"Yang betul-betul mengemis untuk makan, memang itu menjadi PR Kami juga. Tapi, mari, warga juga ikut bersama-sama mengatasi hal itu," ucapnya.

Lanjut Iwan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya terhadap permasalah tersebut melalui Satgas PPPA.

Iwan pun tegas menyebutkan jika memang terbukti benar ada seseorang melakukan eksploitasi anak, maka pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut. "Ancaman pidana terhadap pelaku eksploitasi anak, tentu ada," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved