Breaking News:

Sejarah Gunung Birah Tala

Gunung Birah Tanahlaut Kalsel Bukan Objek Wisata Biasa, Ada Kisah Perjuangan di Baliknya

Gunung Birah di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), bukan objek wisata biasa.

banjarmasinpost.co.id/roy
Pelancong mendaki menuju puncak Gunung Birah. Gunung ini dulu menjadi tempat bersembunyi warga Kandanganlama menghindari penjajah. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Gunung Birah di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), bukan objek wisata biasa.

Lebih dari itu menyimpan nilai sejarah dan 'aura' istimewa lainnya.

Keberadaannya juga tak terpisahkan dengan era kejuangan pada masa penjajahan ratusan tahun silam.

Agresi penjajah Belanda di negeri ini juga pernah menjamah hingga ke Desa Kandanganlama.

BULAN SAFAR, Hukum Rebo Wekasan atau Arba Mustamir Menurut Ustaz Abdul Somad, Terkait Doa Tolak Bala

PSBB Total di Jakarta, Tempat Tidur Isolasi di RS Rujukan Tersisa 25 Persen, Ruang ICU 17 Persen

Nasib Rumah Tangga Rizki DA dan Nadya Mustika Diramal Denny Darko, Iis Dahlia: Cepet Banget Den

"Warga di kampung kami dulu juga ikut berjuang melawan penjajah Belanda," ucap H Rosmani, tokoh warga Kandanganlama, Rabu (16/9/2020).

Mengutip penuturan nenek moyang, jelasnya, warga kampungnya juga hanya bersenjatakan senjata tradisional saat melawan penjajah.

Banyak yang gugur (meniinggal).

"Cuma kita dapat ambil hikmahnya saja. Walau harus mati kita akan tetap mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia yang tercinta ini," tandas Rosmani.

Dikatakannya, pada masa perlawanan menghadapi penjajah tersebut warga kampung Kandanganlama juga mesti bergerilya. Kerap keluar masuk hutan di Gunung Birah.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved