Breaking News:

Berita Banjarmasin

Jakarta PSBB, Lion Buka Rute Baru Banjarmasin-Bandung

Lion Air buka rute alternatif penernangan dari Banjarmasin langsung ke Bandung sejak 9 September 2020.

LION AIR UNTUK BPOST GROUP
Penumpang saat berada di dalam pesawat Lion Air. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Mulai 14 September 2020, Gubernur DKI Jakarta telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Adanya kebijakan itu langsung diantisipasi Lion Air dengan membuka rute langsung ke Bandung.

Menurut Agung Purnama selaku Area Manager Lion Air Group Kalsel-teng, Selasa (15/9/2020), PSBB di Jakarta baru saja diterapkan PSBB, tepatnya 14 September kemarin. Jadi, belum terlalu kelihatan penurunannya jumlah penumpang dari Banjarmasin ke Jakarta atau sebaliknya.

"Tapi, kita sudah akan antisipasi jika benar-benar mengalami penurunan dengan membuka rute langsung dari Banjarmasin ke Bandung sebagai rute alternatif dan tetap membuka rute ke Jakarta untuk Lion Air dan Batik Air," katanya.

Dijelaskan Agung, rute alternatif langsung ke Bandung itu sudah diterapkan sejak 9 September 2020 lalu. Harga tiket ke Kota Paris Van Java ini cukup dimulai Rp 499.000 an. "Harga tersebut cukup terjangkau, bagi yang ada keperluan ke Bandung," tegasnya.

Dinkes Banjarmasin Adang Penumpang Jakarta, Lakukan Swab di Pintu Masuk di Bandara Syamsudin Noor

VIDEO Bandara Syamsudin Noor Tambah Satu Jam Operasional Penerbangan Layani Peningkatan Penumpang

Ferdinan Tinggalkan Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Begini Respon Haru Bupati Sayed Jafar

KPU Kalsel Rekapitulasi Daftar Pemilh Sementara, Polda Kalsel Turunkan 80 Personel

Pilkada Kalsel 2020, Pemilih di DPS Pilgub Kalsel Menyusut 81 Ribu Lebih

Untuk rute daerah lainnya seperti Surabaya dan lainnya masih masih belum berpengaruh terhadap diterapkan PSBB di Jakarta.

Sementara itu, Richie Rafsanjani, Manager PT RR Tour & Travel Banjarmasin mengatakan adanya PSBB di Jakarta tak berpengaruh agen tiket di Banua. "Memang kita sebagai agen tiket ini sudah mengalami penurunan semanjak adanya online travel agent atau OTA," ujarnya.

Ditambah lagi pandemi sekarang penjualan tiket semakin menurun dan sekarang tidak lagi menjadi bisnis travel mereka. Karena tidak dapatt menutup beban perusahaan dan mereka lebih memfokuskan untuk perjalanan wisata.

Walau pun demikian, kata Richie, ada saja pelanggan yang beli tiket di travelnya. "Paling banyak yang beli tiket pesawat di tempat kami sekitar 10-20 tiket saja per bulannya," ujarnya.

Untuk perjalanan wisata, kata dia, juga tak jalan mengingat destinasi di luar daerah maupun kota, belum banyak dibuka dan masyarakat menengah ke atas yang punya uang cenderung takut untuk berlibur.

(Banjarmasin post.co.id/Syaiful Anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved