Breaking News:

Berita Banjarbaru

Sanksi Push-up dan Kerja Sosial Diterapkan di Banjarbaru, Bayar Denda Belum

Petugas beri hukuman fisik terhadap pelanggar Perwali Banjarbaru Nomor 27 Tahun 2020, sedangkan sanksi denda masih dikoordinasi dengan SKPD terkait.

SATPOL PP KOTA BANJARBARU UNTUK BPOST GROUP
Warga yang melanggar Perwali Banjarbaru Nomor 27 Tahun 2020 menjalani hukuman push up. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, masih belum diberlakukan.

Kegiatan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan Perwali Nomor 27 Tahun 2020 baru berupa saksi kerja sosial dan hukuman fisik.

Bidang Tibum Tranmas Seksi Opsdal beserta tim gabungan TNI dan Polri, melaksanakan kegiatan penegakan Perwali Banjarbaru Nomor 27 Tahun 2020 di sepanjang Jalan Karang Anyar, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, Kalsel.

Petugas gabungan memberi imbauan kepada masyarakat, terutama pengunjung dan padagang, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan Perwali Banjarbaru Nomor 27 Tahun 2020.

Kepala Satpol PP Kota Banjarbaru, Marhain Rahman, Rabu (16/9/2020), mengatakan, sebagian besar masyarakat sudah melaksanakan anjuran dari pemerintah tentang protokol kesehatan. Namun, masih juga ada beberapa yang tidak mematuhi anjuran tersebut.

Wawali Banjarbaru Kalsel Hadiri Doa Bersama Almarhum H Nadjmi Adhani

Dapatkan Asimilasi, 25 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Banjarbaru Pulang ke Rumah

"Selalu memakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan setelah melakukan aktivitas. Namun, masih ada warga yang melanggarnya," katanya.

Dari kegiatan yang dilakukan, pihaknya menemukan 10 warga yang tidak mengenakan masker saat berada di luar rumah.

Petugas langsung memberikan sanksi sosial berupa push up dan menyapu jalan, untuk memberikan peringatan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sedangkan sanski denda membayar Rp 50.000, Marhain mengatakan, masih belum diterapkan di lapangan.

Halaman
123
Penulis: Aprianto
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved