Breaking News:

Berita Banjarmasin

Dispersip Kaltim Kagumi Dispersip Kalsel, Akui Berubah 360 Derajat

Rasa kagum terpancar Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Timur Meidalina, AS. S.Sos, MSi dan Kasi Perencanaan

Dispersip Kalsel untuk Banjarmasin Post
Kunjungan Dispersip Kaltim ke Dispersip Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rasa kagum terpancar Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Timur Meidalina, AS. S.Sos, MSi dan Kasi Perencanaan Rusmadi, SH), Staf Perencanaan Muliana, A.Md saat melakukan kunjungan kerja ke Dispersip Kalsel.

Kedatangan Dispersip Kaltim untuk sharing Dokumen Reformasi Birokrasi dan menggali informasi seputar program kerja dan agenda yang dilakukan Dispersip Kalsel.

Sekretaris Dispersip Kaltim, Meidalina mengatakan sangat kagum akan perubahan yang sangat drastis 360 derajat dari kunjungan 14 tahun yang lalu ke Dispersip Kalsel.

"Perpustakaan palnam merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Banyak gebrakan-gebrakan untuk mendukung Pemprov Kalsel. Contohnya, gerakan Kalsel Membaca. Luar biasa,” kata Mei, panggilan akrabnya, Kamis (17/9/2020).

Dia pun menyaksikan langsung saat pertama menginjakkan kaki di tangga masuk depan Gedung layanan Dispersip Kalsel telah tersedia wastapel untuk cuci tangan, kemudian di thermogan suhu tubuh, sudah sesuai dengan protocol Kesehatan, selanjutnya diajak ke ruang Aula, Ruang Kadis dan Sekretaris yang disulap menjadi lokasi peralatan show Talkshow Webinar ‘ wow.

Selama ini, lanjut dia, hanya menyaksikan secara virtual namun disulap menjadi bak lokasi Shooting di Studio Televisi dan ternyata dikerjakan oleh anak muda Staf Tenaga Kerja Kontrak Bidang Layanan Perpustakaan dengan otodidak yang akhirnya menjadi tenaga professional.

"Saya sangat apresiasi Gerakan Bunda Nunung mempromosikan Perpustakaan dimasa Pandemi ini dengan Webinar Virtual Daring," tandasnya.

Saat melihat ruang baca umum, anak, tempat bermain anak, gazebo, mobil dan trail perpustakaan keliling, Mei sangat terkesan karena sangat maju dan terdepan diantara Dispersip se Indonesia. Apalagi dibanding Dispersip Kaltim karena telah melakukan jelajah Perpustakaan Keliling ke Kabupaten dan Kota di Kalsel sedangkan Dispersip Kaltim tidak dapat menjangkau karena keterbatasan anggaran dan SDM.

Meskipun Indonesia berada dalam situasi pandemi Covid-19, Ibu Mei mengapresiasi langkah Dispersip Kalsel untuk tidak berhenti bergerak dalam meningkatkan minat baca kepada masyarakat Kalsel.

Dia mengakui untuk menjalankan program, anggaran Dispersip Kalsel terbilang besar jika dibandingkan Dispersip Kaltim.

“Kami hanya (punya) anggaran Rp 7,2 miliar, sebelum pandemi. Sedangkan Kalsel itu hampir Rp 40 miliar, atau tepatnya Rp 39,3 miliar. Jadi, perhatian pemerintah untuk Dispersip Kalsel sangat besar," ucap Mei.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved