Breaking News:

Kampusiana

Jadi Tenaga Kesehatan Covid-19, 7 Wisudawan Politeknik Unggulan Kalimantan Ini Jalani Wisuda Virtual

Politeknik Unggulan Kalimantan Menggelar Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Acara Wisuda ke III

banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Wisuda ke III dan Pengangakatan Sumpah Tenaga Kesehatan Politeknik Unggulan Kalimantan, Tahun Akademik 2019-2020. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Politeknik Unggulan Kalimantan Menggelar Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Acara Wisuda ke III dan Pengangakatan Sumpah Tenaga Kesehatan, Tahun Akademik 2019/2020.

Di acara itu sebanyak 72 Wisudawan dan Wisudawati, bersama-sama mengucapkan sumpah profesi.

Mereka semua merupakan lulusan program Studi DIII, 11 orang Ahli Madya Kesehatan bidang Farmasi, 23 orang Ahli Madya Kesehatan bidang Fisioterapi, 16 orang Ahli Madya Kesehatan bidang Teknik Laboratorium Medik, 13 orang Ahli Madya Kesehatan bidang Teknik Elektro Medik, dan 9 orang Ahli Madya Kesehatan bidang Rekam Medik dan Informasi Kesehatan.

Dalam sambutannya Direktur Politeknik Unggulan Kalimantan, Ners Husin, S.Kep, MPH dalam sambutannya mengatakan, bahwa pengelolaan Pendidikan pada Politeknik Unggulan Kalimantan di tahun akademik ini Mereka awali dengan merumuskan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Insititusi.

VIRAL Video Wisudawan Menari Diiringi Lagu BLACKPINK, Berawal dari Tantangan Rektor untuk Tampil

Dua Putra Kalsel Diwisuda di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Al-Ahgaff Yaman, ini Harapannya

VIDEO Anak Petani Ini Jadi Wisudawati Terbaik UIN Antasari 2020

"Visi Polanka yakni Menjadi perguruan tinggi politeknik kesehatan yang berdaya saing dan unggul 10 besar di Indonesia tahun 2023," katanya. Kamis (17/09/2020).

Mengacu pada hasil rapat senat (18/08/2020) tentang Yudisium Mahasiswa diperoleh data, bahwa Indeks prestasi kumulatif rata-rata lulusan untuk D3 Farmasi 3.69 dengan IPK tertinggi 3.89 dan terrendah 3.45.

D3 Fisioterapi rata-rata 3.41 dengan IPK tertinggi 3.72 dan terendah 3,01, D3 Analis Kesehatan rata-rata 3.70 dengan IPK tertinggi 3.98 dan terendah 3.28.

D3 Teknik Elektro Medik rata-rata 3.58 dengan IPK tertinggi 3.78 dan terendah 3.58, D3 Rekam Medik dan Informasi Kesehatan rata-rata 3.35 dengan IPK tertinggi 3.56 dan terendah 3.15.

"Ini merupakan hal yang menggembirakan, sekaligus tantangan yang memerlukan pembuktian di lapangan, semoga alumni Kami selalu mampu memberikan yang terbaik untuk Banua ini," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved