Breaking News:

Berita Tanahlaut

Pemkab Tanahlaut Dorong Warga Olah Pangan Secara Higienis

Upaya meningkatkan kecukupan ketersediaan bahan pangan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), juga menyent

diskominfo tala
Suasana sosialisasi keamanan pangan di Kecamatan Sungaipinang, beberapa hari lalu.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Upaya meningkatkan kecukupan ketersediaan bahan pangan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), juga menyentuh pada penanganan atau pengolahan secara tepat 

Upaya yang dilakukan antara lain melalui sosialisasi keamanan pangan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan (DKPP) Tala. Kegiatan ini digencarkan dalam tahun ini menyasar lima desa.

Data pada DKPP Tala, sejauh ini telah ada dua desa yang telah disentuh sosialisasi pangan yaitu di Kecamatan Batuampar dan Desa Sungaipinang di Kecamatan Tambangulang

"Ada kemarin kawan saya di Sungaipinang cerita tentang kegiatan itu. Semoga nanti kampung kami juga dikunjungi dan dilakukan kegiatan yang sama," harap Misran, warga Atuatu, Pelaihari, Kamis (17/9/2020).

Kepala Seksi Keamanan dan Kewaspadaan Pangan, DKPP Tala, Sari Narulita, menuturkan sasaran sosialisasi selanjutnya yakni Desa Galam di Kecamatan Bajuin, Gunungmelati di Kecamatan Batuampar, Kecamatan Pelaihari, dan Kecamatan Panyipatan.

Api Mulai Kerap Muncul di Tanahlaut Kalsel, ini Banyaknya Tempat yang Dilumat dalam Sehari

Gunung Birah Tanahlaut Kalsel Bukan Objek Wisata Biasa, Ada Kisah Perjuangan di Baliknya

Ia menerangkan ssialisasi keamanan pangan yang dilaksanakan pada Senin lalu di Sungaipinang diikuti peserta sebanyak 25 orang. Warga setempat sangat antusias.

Umumnya warga saat membersihkan sayur belum tepat penanganan yang dilakuka. "Biasanya kalau kita potong-potong satu baskom, harusnya sebelum dipotong dibersihkan di air mengalir," paparnya.

Begitu halnya ketika menyimpan ikan dalam satu wadah, seharusnya disimpan di plastik per satu kali goreng. Hal ini bertujuan agar ikan tidak terkontaminasi.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas KPP dan salah satu kader pangan di Kelurahan Karangtaruna. Fokus sosialisasi yakni lima kunci keamanan pangan dalam keluarga.  

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Dinas KPP, H Ahmad Farhan, mengharapkan sosialisasi tersebut memberi manfaat besar dalam hal penanganan pangan keluarga.

"Semoga masyarakat bisa lebih mengetahui dan memahami tentang arti kesehatan pangan, baik yang mentahnya maupun yang masak, baik saat beli sampai disimpan, diolah, dan dikonsumsi," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved