Breaking News:

Berita Bnajarbaru

UPT KR Banua Siapkan Perda Tarif Gedung di Kebun Raya Banua, Tambah Sektor PAD

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Banua mulai ancang-ancang memproses pengesahan Perda sebagai payung hukum agar bisa menyewakan gedung-gedung

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Kebun Raya Banua, Kota Banjarbaru, dekat perkantoran Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/5/2020). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Banua mulai ancang-ancang memproses pengesahan Perda sebagai payung hukum agar bisa menyewakan gedung-gedung di dalamnya.

Hal itu dilakukan untuk menambah sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kawasan Kebun Raya Banua.

"Ada lima gedung yang dihibahkan Kementerian PUPR. Beberapa bisa digunakan untuk lokasi pertemuan dan kegiatan lainnya. Akan diperdakan supaya bisa disewakan," kata Kepala UPT Kebun Raya Banua, Agung Sriyono.

Dia menyampaikan, sebelum dihibahkan sebenarnya mereka sudah menggunakan semua gedung yang ada di Kebun Raya Banua.

Ditutup Selama Pandemi Covid-19, Pengelola Percantik Spot Wisata Kebun Raya Banua di Banjarbaru

Kebun Raya Banua Banjarbaru Siapkan Embung Menghadapi Karhutla

Hanya saja, belum disewakan lantaran saat itu asetnya masih milik pemerintah pusat.

"Karena kalau tidak dipakai, bangunan bisa tidak terawat. Toh kemungkinan diserahkan juga ke kita," ucapnya.

Diektahui aset dihibahkan oleh Kementerian PUPR termasuk aset di KR Kebun Raya Banua.

Adapun taman-taman di luar gedung, Agung mengatakan bahwa sejak akhir 2018 mereka sudah memungut retribusi dari para pengunjung.

"Karena 'kan area ini asetnya Pemprov Kalsel. Hanya gedung yang sebelumnya milik pusat," katanya.

Dijelaskan dia, ketika Covid-19 mewabah, sejak Maret 2020 Kebun Raya Banua ditutup sementara untuk umum. Guna menghindari perkumpulan massa di lokasi itu.

Dibangun secara bertahap sejak 2013, Kebun Raya Banua kini menjadi lokasi konservasi tanaman, tempat penelitian, penyelidikan, jasa lingkungan dan destinasi wisata.

Berbicara mengenai konservasi, kebun raya yang berada di pojok kawasan perkantoran Provinsi Kalsel itu lebih menekankan untuk melestarikan tumbuhan berkhasiat obat dan tumbuhan lainnya yang memiliki nilai ilmu pengetahuan dan potensi ekonomi.

VIDEO Wisata Edukasi, Kebun Raya Banua Kota Banjarbaru Kini Semakin Cantik

Selain tumbuhan obat, di kawasan Kebun Raya juga menjadi lokasi penanaman buah-buahan dan tanaman yang mulai langka. Misalnya, berbagai jenis durian Kalimantan dan anggrek endemik Kalimantan.

Saat ini sudah ada banyak jenis tanaman di kebun raya yang terbagi menjadi 12 zona. Mulai dari zona tanaman obat, buah, kayu, tanaman air tawar dan sebagainya.

Di samping itu, ada banyak spot menarik untuk berfoto. Seperti, taman labirin, embung dan lain-lain. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved