Breaking News:

Berita Banjarmasin

Buku Biografi Maestro Lagu Banjar Anang Ardiansyah 'Dibedah'

Buku biografi tentang sosok maestro lagu-lagu Banjar yakni almarhum H Anang Ardiansyah, hari ini Sabtu (19/9/2020) diluncurkan.

banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Suasana bedah buku Abah Raja Ai. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Buku biografi tentang sosok maestro lagu-lagu Banjar yakni almarhum H Anang Ardiansyah, hari ini Sabtu (19/9/2020) diluncurkan.

Peluncuran ditandai dengan dilaksanakannya Bedah Buku yang diberi judul Abah Raja Ai ini di Aula Kayuh Baimbai, Pemko Banjarmasin.

Turut hadir juga Wali Kota Banjarmasin yakni H Ibnu Sina pada bedah buku karya Nasrullah dan juga Riswan Irfani yang tidak lain adalah anak dari almarhum Anang Ardiansyah ini.

Gambaran umum, buku Abah Raja Ai ini adalah menceritakan perjalanan Anang Ardiansyah sebagai seorang penulis lagu sekaligus penyanyi. Dan yang menjadi pembicara dalam bedah buku ini adalah Almin Hatta serta Muchlis Maman.

Lagu Paris Barantai Karya H Anang Ardiansyah Dituliskan Ciptaan Ken Steven

Berkat Didikan Anang Ardiansyah

Kepada wartawan, Wali Kota Ibnu Sina menerangkan bahwa buku setebal 136 halaman ini menjadi sebuah kado.

“Buku ini menjadi kado istimewa bagi hari jadi Kota Banjarmasin yang ke-494, karena memang komitmen saya sendiri untuk menerbitkan buku setiap tahun tentang seni, budaya dan tentang Kota Banjarmasin. Karena dari buku lah kita dapat melihat peradaban sebuah kota,” kata Ibnu.

Sementara itu Riswan mengatakan bahwa terbitnya buku yang dicetak sebanyak 300 eksemplar ini, berkat adanya dukungan dari Wali Kota Banjarmasin.

“Jadi awalnya kita ingin tahu, siapa-siapa saja orang yang peduli dengan karya-karya ayah saya ini. Dan ternyata Pak Ibnu lah yang menyambut baik serta mendukung penulis buku ini,” kata Riswan

Sedangkan Nasrullah, menerangkan bahwa inti sari dari buku ini bercerita tentang perjalanan Anang Ardiansyah sebagai seorang Seniman Banjar.

Balik ke Banjarmasin Tommy Kaganangan Jadi Youtuber Banua dan Nyanyi, Ingin Promosikan Lagu Banjar

“Yang pertama, buku ini bercerita tentang perjalanan Anang Ardiansyah sebagai seorang penulis lagu dan penyanyi lagu Banjar. Yang kedua, berisi tentang bagaimana Anang Ardiansyah itu mampu menciptakan lagu-lagu yang berkualitas dan diterima oleh masyarakat,” kata Nasrullah.

Anang Ardiansyah lahir di Banjarmasin, 3 Mei 1938 dan meninggal pada 7 Agustus 2015 atau pada usia 77 tahun. Salah satu karya Anang Ardiansyah yang paling fenomenal adalah Lagu Paris Barantai.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved