Breaking News:

Selebrita

Kondisi Psikis Vanessa Angle Diungkap, Istri Bibi Ardiansyah Sampai Menangis Sebelum Sidang

Kondisi psikis dan mental Vanessa angel diungkap tim kuasa hukum, Istri Bibi Ardiansyah ini bahkan dulu sempat ingin bunuh diri.

Editor: Nia Kurniawan
(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN via Kompas.com)
Terdakwa kasus penyalahgunaan obat golongan psikotropika Vanesza Adzania (kiri) alias Vanessa Angel berbincang dengan suaminya Bibi Ardiansyah (kanan) saat menunggu dimulainya sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, Senin (31/8/2020) lalu. Vanessa Angel didakwa atas kepemilikan psikotropika golongan IV yaitu 20 pil xanax. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kondisi psikis Vanessa Angel kini sangat terbebani, hal ini diungkapkan Tim kuasa hukum Vanessa Angel, Arjana Bagaskara.

Arjana menyebutkan bahwa Vanessa Angel sempat menangis di dalam mobil sebelum sidang dimulai.

“Tadi waktu saya berbicara dengannya di mobil juga beliau meneteskan air mata,” Ungkap Arjana.

Dia mengatakan, bahwa depresi yang dialami Vanessa dikarenakan kasus yang dihadapi kliennya yang tak kunjung usai semenjak perkara konten asusila tahun 2019.

Sosok Ibu Tiri Nagita Slavina, Mantan Istri Gideon Tengker Selain Mama Rieta yang Jarang Terekspos

Tindakan Baim Wong Kala Dicurigai Warga Bawa Ular, Momen Suami Paula Verhoeven Tak Dikenal Pak Acun

Selain itu, hubungan antara Vanessa dan keluarga yang kurang baik juga mempengaruhi kondisi mental dari aktris tersebut.

“Depresinya kan berkaitan dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya, di mana memang dia punya latar belakang yang nggak baiklah dalam keluarga," jelasnya.

Arjana menambahkan bahwa depresi yang dialami kliennya ini juga berpengaruh kepada bayi dari Vanessa Angel. Namun, Ia tidak dapat menceritakan bagaimana kondisi bayi dari Vanessa Angel karena itu bukan wewenangnya.

“Sangat berpengaruh, mengenai baby-nya keadaannya gimana ya biar Ibu Vanessa aja yang menceritakan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, bintang FTV Vanessa Angel kembali menghadiri persidangannya terkait penyalahgunaan narkoba pada hari Senin (21/09/2020) di Pengadil Negeri Jakarta Barat.

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan dua orang saksi fakta sehingga Majelis Hakim harus menunda persidangan sampai tanggal 28 September mendatang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved