Breaking News:

Lifestyle

Shibori Asal Jepang Ancam Sasirangan, Nabil Minta Pengrajin Banua Waspada

Desainer Kalsel Nabil Salim mengingatkan Pengrajin Sasirangan di Kalimantan Selatan harus hati-hati dengan kain Shibori asal Jepang.

Nabil Salim untuk BPost
Sasirangan bikinan Nabil Salim dipakai show dan pembuatan iklan oleh Poppy Dharsono. 

"Dengan ikut pagelaran fashion internasional ini, orang akan tahu, di Kalsel punya kain Sasirangan. Takutnya nanti, dunia internasional hanya mengetahui kain Shibori sama Sasirangan," tandasnya.

 Bagi pegiat kesenian dan tekstil, istilah shibori bukanlah hal yang asing ditelinga.

Berdasarkan penelusuran Banjarmasin Post online shibori berasal dari kata kerja 'shiboru' yakni merupakan teknik pewarnaan kain yang mengandalkan ikatan dan celupan.

Motif yang dihasilkan seringkali tak jauh berbeda dengan batik, meskipun dari segi pengerjaan lebih mudah dan sederhanakan. Tak heran jenis kain yang satu ini acap kali disebut dengan 'batik' asal Jepang.

Dikabarkan, teknik shibori ini telah digunakan sejak zaman kekaisaran Jepang beberapa ratus tahun yang lalu. Bahkan beberapa pewarna alami dapat bertahan 600 tahun lamanya.

Konsep pembuatannya pun juga serupa dengan teknik tie dye yang mengandalkan teknik ikat celup. Dengan teknik ini, beberapa kain 'dilindungi' agar tidak terkena corak pewarna sehingga pada hasil akhirnya tercipta pola sesuai dengan bagian yang diwarnai dan 'dilindungi'.

Teknik 'melindungi' kain shibori ini dilakukan dengan menggunakan teknik seperti melipat, melilit, mengikat kain dan mencelupkannya pada pewarna indigo.

Sasirangan Nurul Gambarkan Motif Biji Para, Perpaduan Akar Kalawit, Kulat Kurikit dan Hiris Gagatas

Singkat kata, jika di Indonesia teknik tie dye dikenal dengan istilah jumputan (Jawa), sasirangan (Banjarmasin), Pelangi (Palembang), Jepang memiliki shibori yang memiliki enam teknik pewarnaan yang dapat menghasilkan motif yang berbeda-beda.

Enam teknik pewarnaan tersebut adalah

1. Kanoko shibori

Halaman
123
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved