Breaking News:

Martapura FC

Tuan Rumah Dapat Tiga Kali Penalti, Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Kesal

Tim Martapura FC pun harus mengakui keunggulan Persik Kediri 0-3 di di Stadion Brawijaya, Jawa Timur.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono
FRAN SINATRA UNTUK BPOST GROUP
Martapura FC setelah uji coba melawan Betajaya FC di Lapangan Sepak Bola Klajuran, Yogyakarta. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walau hanya laga uji coba, namun tuan rumah rupanya sangat ngotot untuk meraih hasil maksimal di laga ini.

Tim Martapura FC pun harus mengakui keunggulan Persik Kediri 0-3 di di Stadion Brawijaya, Rabu (23/9/2020).

Pelatih tim Martapura FC, Frans Sinatra huwae, mengakui dalam laga uji coba ini bukan hasil akhir yang ingin dicapai.

Namun, tim tuan rumah walau tampil tanpa dukungan penonton, ternyata lebih menginginkan kemenangan dibanding tim tamu.

Buktinya, tiga gol yang diciptakan tim anggota Liga 1 musim 2020 ini semuanya dihasilkan melalui titik penalti.

"Sebenarnya dalam laga uji coba ini saya ingin melihat permainan anak-anak. Tapi wasit justru keterlaluan. Masa penalti sampai tiga kali. Aneh-aneh saja," kata Frans kesal, dihubungi Banjarmasinpost.co.id Rabu (23/9/2020) malam.

Ini Jadwal Sementara Martapura FC di Liga 2, Bertemu Tuan Rumah Grup C Pada Laga Perdana

Jelang Liga 2 2020, Eks Kapten PSIL Lumajang Gabung Martapura FC

Hadapi Persik Kediri, Martapura FC Coba Striker Baru Yance Wenda dan Dominggus Karewai

Batal Lawan Arema FC dan Persipura, Martapura FC Langsung Ditantang Persik Kediri

Pemain belakang yang melakukan kesalahan, wasit langsung menunjuk titik putih. Sebaliknya, saat pemain depan Martapura FC dilanggar, wasit pun diam.

Frans menambahkan, harusnya dalam laga uji coba ini, kedua tim lebih menampilkan permainan teknik agar melihat kekurangan dan kelebihan. Bukan justru harus meraih kemenangan besar.

Akibat hatrick penalti dari tuan rumah itu, anak asuhnya jadi kurang berkembang.

Walau demikian, Frans tetap mengakui kualitas lawan memang di atas karena berada di Liga 1.

"Perjuangan anak-anak juga patut saya banggakan. Sebab, walau terus mendapat penalti, namun tetap bermain bagus. Teknik permainan dan kerja sama juga mulai bagus dan padu," kata dia.

Dalam laga ini peran hampir menurunkan seluruh pemainnya secara bergantian termasuk juga dua striker anyar, Dominggus Karewai dan Yance Wenda.

"Sementara, gelandang anyar, Khoirul Rozikin, belum bisa diturunkan. Serta, ada dua pemain baru penjaga gawang juga masih belum saya turunkan," sebut dia.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved