Wabah Corona di Kalsel

Update Covid-19 HST: Total 522 Orang Positif, 393 Sembuh, 37 Meninggal

Warga Kabupaten HST, Provinsi Kalsel, yang positif Covid-19 total 22 orang, 93 orang dirawat, 393 orang sembuh dan 37 orang meninggal.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH
Angka Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (26/9/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Angka terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal, bertambah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (26/9/2020).

Kasus meninggal dunia ini tak hanya yang positif saja, namun juga yang probable.

Teranyar, satu lagi penambahan warga Kabupaten HST yang meninggal akibat Covid-19. Penambahan ini berasal dari Kecamatan Batu Benawa

Tercatat, total 522 orang terkonfirmasi positif, 93 orang dalam perawatan, 393 orang sembuh dan 37 orang meninggal.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten HST, Sakdillah,  mengatakan, angka tersebut merupakan penambahan dari warga yang meninggal dunia pada 25 September. "Meninggalnya kemarin. Masuk datanya hari ini," ujarnya.

Update Covid-19 Banjarbaru: Total Positif Tepapar Corona 953 Orang

Update Covid-19 Batola, 3 Orang Sembuh dan Nihil Penambahan Kasus

Tim GTPP Kabupaten Batola Pindahkan 11 Pasien Covid-19 ke Asrama Haji Kalsel

Selain itu, bebernya, angka terkonfirmasi positif ini berdasarkan hasil swab tracking terhadap orang yang kontak erat dengan penderita.

Ia mengatakan, angka terkonfirmasi akan terus meningkat seiring tingginya angka pemeriksaan. Pihaknya juga akan mengintensifkan pemeriksaan kepada orang yang bergejala. 

"Kami akan terus memeriksa terhadap masyarakat dengan kontak erat penderita covid-19. Khususnya yang memiliki gejala," imbuh Sakdillah.

Selain itu, angka positif bertambah merupakan probable yang meninggal belum lama tadi.

Dengan merangkaknya angka penderita Covid-19 di Kabupaten HST, ia berharap, masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan.

"Sekarang, Peraturan Bupati terkait protokol kesehatan sudah diberlakukan. Kami harap masyarakat patuh. Karena, akan ada sanski berupa teguran, sanski sosial, hingga administrasi," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka  Pertiwi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved