Breaking News:

Berita Banjarbaru

Air Dialirkan ke Guntung Damar Cegah Karhutla Dekat Bandara Syamsudin Noor Kalsel

Air dialirkan dari Irigasi Riam Kanan di Cindai Alus, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, ke Guntung Damar dekat Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Rabu (5/8/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Progres pembuatan saluran air permanen dari irigasi ke kawasan Guntung Damar, kawasan dekat Bandara Internasional Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, memasuki tahap akhir. 

Tujuannya, supaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim Satgas di tidak kesulitan mendapatkan air bila terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar bandara.

Langkah antisipasi karhutla akan dilakukan skenario seperti tahun kemarin, yaitu merendam kawasan Guntung Damar . Dan air ini mulai bida dialirkan melalui kanal-kanal yang tersedia di lokasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air di Dinas PUPR Kalsel, Masrai Zulzai, Minggu (27/9/2020), mengemukakan, aliran air permanen dari titik Irigasi Riam Kanan di Cindai Alus, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, ke Guntung Damar

Di titik tersebut, dibuatkan saluran dengan dam yang bisa buka tutup. "Ini sudah bisa teraliri. Pengerjaan masih ada, namun prinsipnya sudah bisa dialirkan," katanya.

UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Bertambah 77 Orang, Terbanyak dari Banjarbaru

VIDEO : Mau Olahraga di Kantor Gubernur Kalsel, Terpaksa Balik Kanan

Kepala Bulog Kalsel Arif Mandu Sebut Stok Beras Aman Sampai Awal 2021

Pemprov Salurkan Bantuan Internet Gratis, DPRD Kalsel Ingatkan Harus Tepat Sasaran

Pikada Kalsel 2020 - Sahbirin Rp 1 Miliar, Denny Rp 10 Juta, KPU Terima Laporan Awal Dana Kampanye

VIDEO Ditlantas Polda Kalsel Laksanakan Operasi Yustisi, Dukung Penegakan Protokol Kesehatan

Dalam rencana pengaliran air dari saluran irigasi untuk penanganan karhutla di dekat Bandara Internasional Syamsudin Noor, sudah seizin Balai Sungai Wilayah II Kalimantan.

Namun ditegaskannya, titik lokasinya berbeda dengan yang dijebol pada tahun sebelumnya. "Digeser ke lebih atas agar elevasi tanahnya lebih tinggi dan air bisa mengalir ke tempat lebih bawah," imbuh Masrai. 

Dia jelaskan, panjang dari titik buka air di Irigasi Riam Kanan tersebut ke Guntung Damar panjangnya sekitar 1 kilometer. 

Dirancang pula, sekitar 500 sampai 400 meter dibuat beton pabrikasi untuk membawa air 60 kali 80 sentimeter dengan tebal 15 sentimeter. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved