Breaking News:

Otomotif

Harley Davidson Stop Produksi dan Hentikan Penjualan di Pasar India, Gantinya Lakukan The Rewire

Harley Davidson Tak Hanya Stop Produksi Tapi Juga Penjualan di Pasar India, Gantinya Lakukan The Rewire

Bikewale
Harley Davidson telah mengumumkan rencananya untuk cabut dari pasar otomotif India. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Produsen kendaraan roda dua asal Amerika Serikat akan menghentikan penjualan dan operasi manufaktur di negera Bollywood, India.

Artinya Harley Davidson telah mengumumkan rencananya untuk cabut dari pasar otomotif India.

Harley Davidson mengatakan bahwa akan menggunakan strategi baru "The Rewire" yang bertujuan untuk merombak model operasi dan struktur pasarnya.

Di bawah rencana baru, pabrikan motor besar dari Amerika berencana untuk menutup fasilitas manufakturnya di Bawal, India dan secara signifikan mengurangi ukuran kantor penjualannya di Gurgaon.

Daftar Kekayaan Ketua DPR RI Puan Maharani, Punya Harley Davidson & 74 Tanah Serta Bangunan

Suami Jenita Janet Ngaku Nyaris Dipenjara saat Bela Sang Istri, Alief Singgung Harley Davidson

Mengutip BikeWale, Minggu (27/9/2020), merek Amerika Serikat ini juga melaporkan akan menambah biaya restrukturisasi sebesar 75 juta dolar AS.

Perusahaan menambahkan dalam pernyataan pers bahwa mereka mengubah model bisnisnya di India dan mengevaluasi opsi untuk terus melayani pelanggannya.

Jaringan dealer akan terus melayani pelanggan selama masa kontrak tertentu.

Harley Davidson belum memberi tahu pelanggannya di India tentang dukungan di masa mendatang.

Menyoal strategi "The Rewire" direncanakan bakal berlanjut hingga akhir tahun 2020.

Setelah itu, perusahaan akan melakukan strategi "The Hardwire" yang direncanakan untuk tahun 2021-2025 dan bertujuan untuk membangun kembali merek Harley Davidson dan produk.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Harley Davidson Menyerah di Pasar India, Tak Hanya Stop Produksi Tapi Juga Penjualan,

Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved