Breaking News:

Kampusiana

Gelar Webinar, Ini Hasil Didapat Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin

Pentingnya prestasi bagi masa depan seseorang yaitu dapat pengalaman berharga dan sebagai bahan informasi untuk masa depan.

banjarmasinpost.co.id/m tabri
Kampus UIN Antasari Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Antasari Banjarmasin menggelar Webinar bertema Kebutuhan Basic Skill Pustakawan Era Society 5.0 dan Semangat Mengukir Prestasi Untuk Generasi Kompetitif. 

Pada Webinar Sabtu, 26 September 2020 itu sebagai Pembicara 1 adalah Ferdy Suryawijaya, S.Ak.

Di sampaikan Ferdy, Indeks pembangunan manusia (IPM) menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. 

Indeks pembangunan pemuda (IPP) adalah sebuah tolak ukur atas capaian-capaian kepemudaan di lima bidang dasar yaitu pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, partisipasi dan diskriminasi.

Pentingnya prestasi bagi masa depan seseorang yaitu dapat pengalaman berharga dan sebagai bahan informasi untuk masa depan, menjadi indikator kuantitas dan kualitas yang dicapai, kebanggan diri sendiri, kelompok dan masyarakat, mengetahui tingkat kepandaian, mendatangkan kebahagiaan, mendorong kemajuan ilmu pengetahuan.

VIRAL Video Senior Memarahi Juniornya, Komisi X Lakukan Ini karena Kampus Langgar Ketentuan Ospek

Bantu Penuhi Stok Darah di Banjarmasin, Dema UIN Antasari Gelar Aksi Donor Darah

Prestasi diri bagi bangsa dan negara adalah meningkatkan harga diri, bangsa yang unggul dan berkualitas, dan meningkatkan kesejahteraan. Macam-macam prestasi yaitu prestasi belajar, kerja, seni dan budaya, olahraga, politik dan pemerintah, hukum dan ekonomi.

"Prestasi diri adalah segenap kemampuan  yang dimiliki setiap individu atau seseorang sehingga bila dikembangkan memungkinkan seseorang mencapai prestasi tersebut," ujar Ferdy kepada banjarmasinpost.co.id.

Cara mengembangkan potensi diri yaitu mempelajari berbagai aktivitas dan berbagai bidang, pilih kegiatan menyenangkan lalu pelajari, kembangkan secara optimal dibidang yang telah dipilih.

Pembicara 2 Dr  Wiji Suwarno, SPdI, SIPI,MHum, menyampaikan tentang Basic skill today: kelompok menulis pustakawan, jurnal bidang perpustakaan, usaha desain motto, usaha desain tata ruang Indonesian library competen today: writer, journal, sistem library, designer, teacher, researcher, and others.

"Tuntutan lapangan kerja terhadap pustakawan yaitu memiliki integritas tinggi, memiliki kinerja tinggi, kompetensi tinggi, semangat untuk mengembangkan diri, dan kesiapan menjalani perubahan," jelasnya. 

Preface adalah mesin mengganti tenaga manusia, ketergantungan terhadap gadget, era serba click, eksis atau pesish.

Problem structural pustakawan yaitu peraturan yang tidak memihak, pimpinan yang belum memhamai hakikat pustakawan, dan inferioritas masyarakat. 

Problem kulturalnya terjebak salam paradigma lama, terkungkung dengan pekerjaan teknis, merasa cukup dengan kondisi saat ini.

(Banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved