Breaking News:

Berita Tanahlaut

Tak Cuma Jadi Kebun, di Lahan Bumi Perkemahan Milik Pemkab Tala di Bajuin Juga Berdiri Rumah Warga

Lahan milik Pemkab Tala di Desa Sungai Bakar, Bajuin yang direncanakan dibangun bumi perkemahan berdiri pula bangunan rumah warga

Rudi Imtihamsyah untuk BPost
RUMAH - Warga Sungaibakar bersama pihak Dispora Tala melakukan pemasangan patok batas di area lahan Bumi Perkemahan beberapa pekan lalu. Ada dua unit rumah yang berada di lahan tersebut. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kendala nonteknis hingga kini masih menyelubungi rencana Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala) membangun Bumi Perkemahan di wilayah Kecamatan Bajuin.

Pasalnya, di lahan milik Pemkab Tala seluas 50.400 meter persegi yang berada di Desa Sungaibakar tersebut tak cuma berubah menjadi kebun pada sebagian areanya. Tapi, juga berdiri bangunan rumah milik warga setempat.

Bahkan jumlahnya tak cuma satu unit rumah, namun ada dua. Karenanya perlu komunikasi persuasif dengan warga terutama pemilik kebun dan pemilik rumah tersebut.

Mengenai hal itu, Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tala Rudi Imtihamsyah kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (29/9/2020), menerangkan rencana pembangunan fasilitas Bumi Perkemahan tetap jalan terus.

Lahan Bumi Perkemahan Pemkab Tanahlaut di Desa Sungaibakar Kecamatan Bajuin Berubah Jadi Kebun

Riam Sumaragi Desa Hamak Timur Kabupaten HSS, Dulunya Bumi Perkemahan Beralih ke Gunung Kantauan  

Namun perealisasian rencana tersebut dinyatakannya belum dapat disegerakan karena lebih dulu mesti menuntaskan kendala nonteknis itu. Komunikasi dengan warga telah mulai dilakukan sejak beberapa pekan silam.

Setidaknya pertemuan tatap muka telah satu kali digelar di kantor Kecamatan Bajuin yang dihadiri 14 perwakilan warga. Kemudian dilanjutkan peninjauan ke lokasi.

"Pematokan awal titik batas lahan juga sudan mulai kami lakukan bersama warga," jelas Rudi.

Beberapa pekan berikutnya pihaknya juga turun kembali ke lokasi bersama pihak Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Tala.

Selanjutnya untuk pengukuran dan pemasangan patok batas lahan yang permanen, pihaknya akan turun kembali ke lapangan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tala.

Kapan agenda turun ke lapangannya "Kami menunggu konsolidasi jadwal dari BPN. Kami sudah menyiapkan patok-patoknya," ucap Rudi.

Doyan Berondong, Janda Satu Anak Digerebek Hendak Mesum dengan Remaja 19 Tahun di Bumi Perkemahan

Lebih lanjut ia menerangkan mengenai keberadaan dua unit rumah di area lahan Bumi Perkemahan tersebut, nanti akan dilakukan dialog dengan pemilik rumah.

"Dialog akan dilaksanakan setelah pelaksanaan inventarisasi dan konsolidasi dengan BPN," tandas Rudi.

Dikatakannya, dari dua unit rumah tersebut, satu unit di antaranya dalam keadaan kosong. "Kalau rumah yang kosong itu, pemiliknya tak mempersalahkan," sebutnya.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved