Breaking News:

Berita Kalsel

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel Borong Buah Petani Lokal, Bagikan ke Panti dan Ponpes

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel borong produk hasil petani lokal dan kemudian menyalurkannya kepada panti asuhan serta pondok pesantren.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel Borong Buah Petani Lokal, Bagikan ke Panti dan Ponpes
Dinas Pertanian dan Hortikultura Kalsel
Dinas Pertanian dan Hortikultura provinsi Kalsel borong beli buah petani lokal yang dibagikan ke panti asuhan serta santri di ponpes

Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel borong produk petani lokal dan menyalurkannya ke panti asuhan serta sejumlah pondok pesantren. 

Langkah ini dilakukan untuk membantu petani lokal yang sempat mengeluhkan harga sayur dan buah lokal anjlok.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Syamsir Rahman menuturkan semua peranan pemerintah harus bergerak.

Bukan hanya di Dinas Pertanian Hortikultura Kalsel saja tapi kabupaten kota juga sama bergerak memperhatikan nasib tani dan harga jualnya. 

Dinas PUPR Banjarbaru Gulirkan Program Padat Karya untuk Masyarakat, Usulan Anggaran Rp 10 Miliar

Jalin Sinergi Membangun Banua, Danrem 101/Antasari Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers Kalsel

Begini Cara Memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober 2020, Pakai Batik Hingga Membatik

“Di lingkungan Pemprov Kalsel, kami tentu imbau segenap ASN membeli produk pangan lokal,” terangnya.

Adapun yang dibagikan total 3 ton pangan buah dan sayuran. Seperti semangka, melon, cabe hijau hingga bawang merah.

Produk tersebut dikumpulkan dari petani yang berlimpah panen namun harganya yang turun. Karenanya, pihak dinas membantunya dengan membelinya dengan harga yang cukup menguntungkan petani.

“Dengan ini semoga petani dapat terbantu. Juga yang diberikan di 6 titik panti asuhan dan pesantren merasa terbantu karenanya,” tambah Syamsir.

Safari berbagi sekaligus sebagai momentum membeli pangan lokal berlangsung hingga sore hari.

Bersama pula Gerakan Mahasiswa (Gema) Petani Indonesia Kalsel, berkeliling Banjarbaru-Martapura.

“Semoga dengan ini ke depannya para mahasiswa dapat terlibat memperjuangkan kesejahteraan petani di Kalsel. Juga sebagai akademisi, mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi para petani,” harap Fahrianoor, dari Gema Petani Kalsel. 

Perwakilan SPI Kalsel, Dwi Putra Kurniawan, menuturkan, kegiatan yang dilakukan dinas pertanian Kalsel tersebut bisa menjadi contoh aksi nyata “selamatkan petani” kepada Kepala Daerah, DPRD, seluruh ASN serta TNI/Polri untuk melakukan gerakan mencintai dan membeli produk pangan lokal dari para petani Kalsel. 

"Baik untuk salurkan kepada pihak lain maupun untuk konsumsi pribadi rumah tangga,” ucap Dwi Putra Kurniawan perwakilan SPI Kalsel.

Gerakan membeli produk pangan lokal sering digaungkan oleh SPI Kalsel. Hal tersebut penting kiranya sebab Dwi menganggap kualitas lokal tak kalah saing.

(banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved