Berita Banjarbaru

Bentuk Pengabdian Masyarakat, Politeknik Negeri Banjarmasin Jalin Kemitraan dengan Kampung Purun

Sementara itu Ketua Koperasi Kampung Purin Al-Firdaus, Mujiyatni mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak Politeknik Negeri Banjarmasin yang tel

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: M.Risman Noor
stanislaus sene
Kunjungan Ketua tim pengabdian kepada masyarakat skema teknologi Bagi masyarakat Politeknik Negeri Banjarmasin Di Koperasi Kampung Purun Al-Firdaus Banjarbaru (5) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Politeknik Negeri Banjarmasin mengunjungi kelompok pengrajin Anyaman Purun Pelangi Al-Firdaus Di Jalan Palam, Cempaka, Kota Banjarbaru. Kamis, (01/10/2020).

Kunjungan dalam rangka menjalin kemitraan bersama dengan Kelompok Pengrajin Anyaman Purun Pelangi Al-Firdaus sebagai upaya pengabdian kepada masyarakat. 

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang diwajibkan dari pihak kampus kepada setiap dosen untuk menjalin kemitraaan melalui pengabdian kepada masyarakat. 

Ketua tim pengabdian kepada masyarakat skema teknologi Bagi masyarakat, Phaureula Artha Wulandari, SE, BKP MM mengatakan kegiatan ini adalah pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat untuk skema teknologi. 

"Memang perlu proses karena kita harus mengenal dulu bagaimana mitra kita Di Kampung Purun Al-Firdaus yang berbentuk koperasi. Sehingga di sini kami melaksanakan pendampingan dengan judul pendamping manajemen usaha pemanfaatan e-commerce dan penggunaan teknologi," ungkapnya kepada Banjarmasinpost.co.id

Wanita sapan Ayu ini mengatakan kehadiran pihak Poliban bersama para pengrajin purun ini menawarkan tiga bidang yakni pendampingan dari segi manajemen usaha, segi pemasaran transparan jaman digital dengan pemanfaatan e-commerce dan penggunaan teknologi.

PKKMB Poliban Digelar Virtual, Begini Penjelasan dan Harapan Direktur Politeknik Negeri Banjarmasin

Perubahan Nama OKKMB Menjadi PKKMB Poliban, Ini Penjelasan Ketua Panitia

"Penggunaan teknologi di sini karena sebelumnya biasanya mereka menggunakan  mesin tumbuk yang besar dan kita coba untuk membuatkan satu produk  mesin purun yang mungkin lebih efektif karena ini merupakan generasi pertama jadi kita lihat nanti bagaimana hasilnya," lanjutnya.

Ia mengatakan alasan memilih kampung Purun sebagai tempat pendampingan kepada masyarakat ini karena Kalsel pada umumnya sedang melaksanakan diet plastik jadi pemanfaatan purun ini sebagai pengganti plastik. 

"Kita mencoba untuk memperkenalkan produk buatan lokal dalam hal ini masyarakat kita sendiri. Jadi ke depan pengennya Bakul bisa masuk mall atau purun masuk mall," harapnya.

Ia juga mengatakan untuk sosialisasi adanya produk purun dari para pengrajin ini pihak poliban akan terus menjalin kerjasama dengan melaksanakan publikasi melalui media massa dan pembuatan beberapa referensi yang masih dalam tahap penggarapan, jadi ke depan fokusnya adalah memperkenalkan kampung Purun ini ke tingkat nasional. 

"Kami berharap dengan adanya kunjungan ini yang pastinya dapat meningkatkan semangat bagi para pengrajin di Al-Firdaus ini untuk terus berkarya serta meningkatkan pengetahuan dari yang belum tahu menjadi tahu, belum bisa menjadi bisa yang pada akhirnya adalah meningkatkan ekonomi," ucapnya.

Sementara itu Ketua Koperasi Kampung Purin Al-Firdaus, Mujiyatni mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak Politeknik Negeri Banjarmasin yang telah berniat membangun kemitraan bersama.

"Kami berterima kasih kepada pihak Poliban yang sudah mau membangun kerja sama bersama kami, semoga dengan kehadiran mereka, dapat meningkatkan pengetahuan, semangat dan keterampilan kami untuk terus berkarya dan berinovasi," tandasnya.

Ia mengatakan untuk keanggotaan di Koperasi Al-Firdaus ini sementara yang aktif sekitar 100 orang.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarbaru, Para Pejabat Kampung Purun dan beberapa tamu undangan. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved