Berita Banjar
Meski Masih Ditutup, Peziarah Terus Datangi Kubah Sekumpul Martapura
Meski masih ditutup geliat perekonomian di kawasan kubah makam KH Zaini Ghani bin Abdul Ghani atau akrab disebut Guru Sekumpul masih ramai.
Penulis: Milna Sari | Editor: M.Risman Noor
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Meski masih ditutup geliat perekonomian di kawasan kubah makam KH Zaini Ghani bin Abdul Ghani atau akrab disebut Guru Sekumpul masih ramai.
Seperti tampak, Kamis (1/10/2020) pedagang di pintu masuk arah kubah sudah kembali membuka tokonya.
"Sudah dari habis lebaran kemarin saya, tapi sebagian ada juga yang baru-baru saja buka," ujar salah satu pedagang, Nawawi kepada banjarmasinpost.co.id.
Masih banyaknya peziarah yang datang meski kubah Sekumpul dinyatakan masih ditutup sebutnya sayang jika tak dimanfaatkan.
• Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Dandim 1006/Martapura Ingatkan Jangan Pernah Lupakan Sejarah
• Bakal Ada Rumah Susun di Martapura, Ini Lokasinya
Terlebih di masa Pandemi kini, jika tak berjualan sebutnya, ia akan dapat penghasilan dari sumber mana lagi.
"Kemarin memang sempat tutup semua, tapi sekarang sudah banyak yang buka, pejiarahnya juga setiap hari ada saja terus apalagi saat akhir pekan," tambahnya.
Terpantau pejiarah masih tetap datang untuk berjiarah ke makam Abah Guru Sekumpul. Meski tak bisa masuk ke dalam lokasi kubah karena ada pengerjaan konstruksi bangunan, pejiarah masih bisa berjiarah di teras rumah di sebelah kubah.
Menariknya di teras rumah yang biasanya dijadikan tempat pejiarah membaca doa sudah disediakan buku Yasin.
Tak hanya itu peziarah yang datang membawa kembang juga menaruh kembang di teras. Akibatnya tumpukan bunga tampak di teras yang ditempatkan di dalam kardus.
Salah satu pejiarah yang datang ke Sekumpul, Mariana bahkan tak takut melintasi pekerja yang tengah bekerja mengerjakan bangun beton di sekitar kubah.
Ibu yang datang dengan menggendong anak bayinya ini mengaku datang untuk berjiarah ke kubah Abah Guru Sekumpul karena ingin membayarkan nazarnya.
"Dengar kabarnya katanya tetap bisa saja kita baca Yasin tapi di luar, jadi datang saja berjiarah ke sini," ujar warga Banjarmasin yang datang bersama ibunya ini. (Banjarmasinpost.co.id/milna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kawasan-kubah-456.jpg)