Breaking News:

Berita Kotabaru

Satpol PP Kotabaru Tertibkan Pedagang Buah Dadakan Kotabaru Jualan di Trotoar, Langgar Aturan Perda

Satpol PP Kotabaru tertibkan para pedagang buah dadakan yang jualan di trotoar dan bahu jalan sepanjang Veteran Pulaulaut Utara Kotabaru.

Penulis: Herliansyah | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Pedagang buah menggunakan trotoar tempat berjualan diberikan pembinaan sebelum dilakukan penertiban petugas Satpol PP Kotabaru 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Satpol PP Kotabaru tertibkan para pedagang buah dadakan yang jualan di trotoar dan bahu jalan sepanjang Veteran Pulaulaut Utara Kabupaten Kotabaru.

Beberapa pedagang bahkan menggunakan mobil bak terbuka atau yang mengampar dagangannya di atas trotoar.

Mereka mengaku baru mengetahuinya setelah mendapat penjelasan petugas, dagangan mereka gelar di atas trotoar dan bahu jalan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 tahun 2015.

"Kami tidak melarang berjualan. Tapi tempat yang dipakai jualan itu (trotoar dan bahu jalan) yang tidak diperbolehkan karena melanggar aturanperda," ujar salah seorang petugas sembari mendata identitas pedagang.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah Serahkan Maklumat Kapolri ke Bawaslu Kalsel

Pertamina Apresiasi Kinerja Polda Kalsel Amankan Pengecer Gas Elpiji 3 Kg di Atas HET

Hasil Tes SKB CPNS 2019 Kota Banjarbaru Menunggu dari BKN Pusat, Peserta Diminta Bersabar

Saat pembinaan, terutama menggunakan mobil bak terbuka. Mereka menganulir niatnya untuk berjualan, kecuali pedagang mengampar dagangan di atas trotoar diberikan kelonggaran oleh petugas.

Namun besok mereka tidak diperkenankan lagi menggelar dagangnya di titik sudah di larang. "Boleh berjualan tapi harus di luar, dua kilometer dari kota. Atau cari tempat khusus," sambung petugas.

Plt Kasatpol PP Khairian Anshari melalui Kabid Penegakan Perda Siti Naisah mengatakan, operasi dilaksanakan memberikan pembinaan khususnya pedagang buah berada di bahu jalan dan trotoar.

Sesuai Perda Nomor 15 tahun 2015 dan Perda Nomor 2 tahun 2016, PKL (pedagang kaki lima) tidak boleh berjualan di pinggir atau di bahu jalan.

"Kita sarankan mencairi tempat yang tidak melanggar aturan. Hari ini baru peringatan," ujarnya.

Operasi pembinaan terus berlanjut, jika tetap melakukan pelanggaran akan diambil tindakan.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved