Berita Banjarbaru

Jalan di Tempat, Kejari Sebut Penyidikan Kasus Dana Hibah KONI Banjarbaru Terhambat Pandemi Covid-19

Kepala Kejari Kota Banjarbaru, Andri Irawan mengatakan proses penyidikan kasus dana hibah Koni Banjarbaru masih berjalan

Penulis: Aprianto | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kajari Banjarbaru Andri Irawan menjelaskan perkembangan kasus Dana Hibah Koni Banjarbaru. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru seperti jalan di tempat.

Hingga kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru belum juga menetapkan tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah di KONI Banjarbaru pada 2017 silam.

Kepala Kejari Kota Banjarbaru, Andri Irawan menegaskan, proses penyidikan masih berjalan.

"Saat ini masih dalam proses penyidikan sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut," katanya, Senin, (5/10/2020) di sela-sela Sertijab kasi Pidum Kejari Banjarbaru.

Enam Tahun Jadi DPO Kejati Sulbar, Terpidana Korupsi Dana Hibah Ditangkap di Kerayaan Kotabaru

Kasus KONI Banjarbaru Belum Rampung, Kasi Pidsus Kejari Kota Banjarbaru Bergeser ke Pelaihari

Kejari Banjarbaru Terus Proses Kasus KONI Banjarbaru, Target Awal Tahun Ini Tetapkan Tersangka

Proses perhitungan kerugian negara dikatakannya masih berlangsung termasuk penyidikan lainnya.

Pada situasi pandemi covid-19, dikatakan Andri bahwa penyidikan tidak bisa bebas bergerak seperti sebelum adanya pandemi covid-19.

"Di sini, kami harus pintar-pintar memanfaat situasi bagaimana caranya agar tidak membahayakan bagi tim penyidik dan pihak yang diperiksa ," lanjutnya.

Ditegaskannya bahwa proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah di KONI Banjarbaru ini masih berjalan meskipun lambat.

"Meskipun lambat seperti kura-kura, namun tidak ada kura-kura yang berjalan mundur. Kura-kura akan tetap berjalan maju," tambahnya.

Sekadar diketahui, dugaaan korupsi ini bermula dari adanya laporan masyarakat terkait dana pembinaan KONI Banjarbaru dan bonus atlet pada hasil Porprov 2017 di Tabalong.

Anggaran pencairan dana hibah KONI Banjarbaru saat itu sebanyak Rp 6,7 miliar.

Dari sini diduga adanya anggaran yang tidak sesuai dengan kegiatan yang dilakukan KONI Banjarbaru.

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni Banjarbaru, Jaksa Amankan Rp 9 Juta Pecahan Seratus Ribu

Perkembangan terakhir, kasus korupsi dana hibah 2018 ini telah memasuki tahap penyidikan dan pemanggilan saksi sebanyak 40 orang beserta alat bukti uang senilai Rp9 Juta rupiah, pada November 2019 lalu.

Meski sudah memasuki tahap penyidikan dengan waktu yang cukup lama, penetapan tersangka masih belum dilakukan sampai saat ini. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved