ILC

LIVE TVOne! Live Streaming ILC Malam Ini, Karni Ilyas Bahas Saat RS Dituding 'Meng-covid-kan' Pasien

LIVE TVOne! Live Streaming ILC Malam Ini, Karni Ilyas Bahas Saat Rumah Sakit Dituding 'Meng-covid-kan' Pasien

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Rendy Nicko
Instagram Ardi Bakrie
LIVE TVOne! Live Streaming ILC Malam Ini, Karni Ilyas Bahas Saat Rumah Sakit Dituding 'Meng-covid-kan' Pasien 

Link Live Streaming TVOne Indonesia Lawyers Club membahas '  Benarkah RS Covidkan Pasien Meninggal? ' dapat diakses mulai pukul 20.00 wib.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Saksikan Siaran Langsung TVOne dan Live Streaming TV One yang menyajikan Indonesia Lawyers Club ( ILC) malam ini yang akan dibawakan oleh Karni Ilyas.

Link Live Streaming TV One ICL malam ini dapat diakses di website Live Streaming TVOne membahas 'Benarkah RS Mengcovidkan Semua Pasien Meninggal?', seperti yang Banjarmasinpost.co.id kutip dari twitter TVOne pada Selasa (29/9/2020).

"Dear pencinta ILC: Diskusi kita Selasa, pukul 20.00 WIB berjudul "Benarkah RS Mengcovidkan Semua Pasien Meninggal?" Selamat menyaksikan. # ILCIRumahSakitDituduh," cuit Karni Ilyas. Link Live Streaming TVOne ada di artikel ini.

LINK Live Streaming TV One ILC Malam ini, Karni Ilyas Bahas Benarkah RS Covidkan Pasien Meninggal?

Cara Aktivasi Paket Internet Murah 10GB - 30GB Rp 10 Ribuan, Promo Telkomsel 4G Unlimiter Rp 6 Ribu

Daftar Pasal Kontroversial di UU Cipta Kerja Bab Ketenagakerjaan, Pekerja Kontrak Hingga Hari Libur

Saat Rumah Sakit Dituding "Meng-covid-kan" Pasien

Munculnya pernyataan yang mengungkapkan bahwa rumah sakit sengaja mendiagnosis pasien dengan penyakit Covid-19 harus disertai bukti yang kuat.

Tanpa adanya bukti, hal itu sebatas menjadi tudingan yang memunculkan diskursus yang tidak sehat di masyarakat.

Akibatnya, muncul persepsi keliru seolah-olah rumah sakit sengaja melakukan praktik kecurangan terhadap pasien.

Jika itu dibiarkan, dampaknya dapat timbul misinformasi dan disinformasi yang merugikan pelayanan rumah sakit dalam penanganan pandemi Covid-19.

Namun sebaliknya, jika memang terbukti ada rumah sakit nakal yang sengaja mendiagnosis pasien meninggal dalam keadaan negatif Covid-19, sebagai pasien positif Covid-19, juga harus ditindak dengan tegas.

Dugaan itu sebelumnya muncul dalam perbincangan antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko.

Saat bertemu di Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (1/10/2020), keduanya membahas perkembangan penanganan Covid-19.

Termasuk, isu soal adanya rumah sakit nakal yang "meng-Covid-kan" pasien yang dilakukan rumah sakit rujukan agar mendapatkan anggaran dari pemerintah.

"Tadi saya diskusi banyak dengan Pak Gubernur, salah satunya adalah tentang definisi ulang kasus kematian selama pandemi. Definisi ini harus kita lihat kembali, jangan sampai semua kematian pasien itu selalu dikatakan akibat Covid-19," kata Moeldoko di Semarang, Kamis (1/10/2020) lalu, seperti dilansir dari Antara melalui Kompas.com.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved