Berita Palangkaraya

Petugas Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Wilayah Kelurahan Petuk Ketimpun Palangkaraya

Kebakaran lahan di Kelurahan Petuk Ketimpun Palangkaraya mendapat penanganan cepat pemadaman oleh petugas Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut bersama BPBD

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polresta Palangkaraya
Pemadaman kebakaran lahan dilakukan pihak BPBD dan petugas kepolisian serta lembaga terkait lainnnya. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -Suhu udara panas terjadi di Palangkaraya dalam beberapa hari ini mulai berdampak mengeringnya lahan semak belukar.

Diantaranya menyebabkan kebakaran lahan di Kelurahan Petuk Ketimpun Palangkaraya Kalteng yang meresahkan warga sekitar.

Lahan kosong yang belum diketahui pemiliknya tersebut terbakar secara tiba-tiba yang cepat mendapat penanganan pemadaman oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senin (5/10/2020) sore.

Informasi, Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut, Bripka Edris, Selasa (6/10/2020) mengungkapkan, pihaknya mendapatkan informasi kebakaran lahan tersebut dari laporan masyarakat sehingga langsung bergerak ke TKP untuk melakukan pemadaman bersama petugas BPBD Kalteng.

Pengedar Narkoba Antang Kalang Kotim Ditangkap di Rumahnya, Polisi Amankan Barbuk 8 Paket Sabu

Pelanggar Protkes Ratusan Orang di Palangkaraya, Pasar dan Wisata Kuliner Rawan Penyebaran Covid-19

MUI Terapkan Protokol Kesehatan Saat Rapat Membahas Materi Fatwa untuk Munas X

Titik api muncul di salah satu lahan kosong Jalan Tjilik Riwut Km 16, Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekanraya, yang berbatasan dengan Kelurahan Marang, Kecamatan Bukitbatu, Kota Palangkaraya.

Sejumlah petugas yang ada di lapangan melakukan pemadaman Bhabinsa, Dinas Kehutanan dan BPBD Kalteng, pihaknya melakukan pemadaman menggunakan air yang disedot menggunakan mesin pompa dari sumber air yang berada di sekitaran lahan tersebut.

"Petugas cepat bergerak sehingga titik api tidak sempat merambat ke lokasi lainnya, sehingga bisa dipadamkan," ujarnya.

Lahan yang terbakar merupakan tanah gambut yang sangat mudah merambat apabila terbakar.“Pemilik lahan dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved