Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Sentra Gakkumdu Gelar Rapat, Tindaklanjuti Laporan Dugaan Praktik Politik Uang di Pilkada Kalsel

Sejak menerima laporan dugaan praktik politik uang terkait Pilkada Kalsel Tahun 2020 dari seorang warga atas nama Jurkani pada Kamis (1/10/2020), Sent

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: M.Risman Noor
achmad maudhody
Komisioner Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak menerima laporan dugaan praktik politik uang terkait Pilkada Kalsel Tahun 2020 dari seorang warga atas nama Jurkani pada Kamis (1/10/2020), Sentra Gakkumdu sebagai pusat aktivitas penegakan hukum tindak pidana Pemilu sudah memintai keterangan sederet pihak. 

Termasuk dari pelapor serta saksi-saksi, termasuk Calon Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor pada Senin (5/10/2020).

Karena itu, Sentra Gakkumdu yang didalamnya terdiri dari unsur Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan menggelar pembahasan kedua terkait laporan tersebut, Selasa (6/10/2020).

"Hari ini pembahasan kedua di sentra Gakkumdu," kata Komisioner Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie, Selasa (6/10/2020).

Dijelaskan Komisioner yang akrab disapa Aldo ini, dalam rapat pembahasan kedua pihaknya mengkaji terkait alat bukti dan keterpenuhan unsur-unsur sesuai dengan pasal yang disangkakan. 

Selain itu, pihaknya juga akan melanjutkan proses dengan menggelar rapat pleno. 

Dandim Banjarmasin Ajak PWI Hadirkan Berita Pilkada Damai dan Sejuk

KPU Tapin Mulai Sosialisasi Tahapan Kampanye Pilkada Gubernur Kalsel 2020

Dimana melalui rapat-rapat tersebut Sentra Gakkumdu bisa menentukan apakah proses atas laporan tersebut bisa dilanjutkan ke tahap sidik atau tidak. 

"Kami akan bahas peristiwa dugaan pidana, mengkaji terkait dengan alat bukti yaitu minimal harus ada dua alat bukti dan keterpenuhan unsur-unsur sesuai dengan pasal yang disangkakan. Kalau sudah memenuhi semua, baru naik ke tahap sidik," kata Aldo. 

Diketahui, dalam laporan yang dilayangkan pelapor yaitu Jurkani disampaikan dugaan adanya praktik politik uang di kawasan Paliwara, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terkait Pilgub Kalsel Tahun 2020. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved