Breaking News:

Tajuk

Tajuk - Virus Pecahan Rp 75.000

Mulai Kamis (1/10/2020), bank sentral membuka kesempatan bagi seluruh bank untuk menjadi koordinator penukaran kolektif UPK 75 RI.

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID - Awalnya pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan Uang Peringatan Kemerdekaan Tahun RI (UPK75).

Meskipun UPK Rp 75 ribu ini dikeluarkan secara khusus, seluruh masyarakat bisa mendapatkannya. Uang Rp 75 ribu edisi khusus ini sudah berlaku sebagai alat pembayaran yang sah mulai Senin (17/8/2020).

Belakangan, keinginan dan antusias warga Indonesia belum terbayarkan untuk memdapatkan uang pecahan edisi khusus HUT Ke-75 RI itu.

BI pun mengambil langkah antisipasi agar tak menimbulkan kegaduhan serta keresahan warga Indonesia.

Apalagi, yang dicari cuma uang pecahan Rp 75.000. Bahkan, tersebar kabar, uang pecahan Rp 75.000 itu bisa ditukar dengan harga tukar senilai Rp 250.000. Tiga kali lipat lebih dari nilai sebenarnya.

Mulai Kamis (1/10/2020), bank sentral membuka kesempatan bagi seluruh bank untuk menjadi koordinator penukaran kolektif UPK 75 RI.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko menyebut, BI membuka kesempatan seluasnya bagi seluruh bank untuk menjadi agen penghimpun pooling pendaftar penukaran UPK 75 RI melalui skema penukaran kolektif.

Adanya skema penukaran uang Rp 75.000 secara kolektif ini memungkinkan setiap masyarakat Indonesia dapat melakukan penukaran lewat Bank Umum. Namun demikian, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, diantaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Untuk hal-hal mengenai berapa lama proses penukaran melalui bank umum sendiri menjadi kebijakan dari perbankan masing-masing.

Halaman
12
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved