Breaking News:

Berita Banjarmasin

Kapolda Kalsel Sebut Hancur Kesehatan dan Kehidupan Jika Pakai Narkoba

Kapola Kalsel dalam webinar bahaya narkoba sebut narkoba berbahaya untuk kesehatan, merusak struktur sosial, keluarga dan masyarakat.

Penulis: Irfani Rahman | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS POLDA KALSEL UNTUK BPOST GROUP
Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) memberikan kepada Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta, SIK, SH, MH, atas prestasi Pemrakarsa Penyuluhan dan Edukasi Bahaya Narkoba Serentak Secara Virtual TNI, Polri, Organisasi dan masyarakat umum, Rabu (7/10/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH, mengatakan, pihaknya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan TNI akan selalu bersinergi dalam pemberantasan narkoba. Apalagi diketahui sebagian narkoba masuk dari jalur laut.

Hal ini dikatakan Kapolda saat menjawab pertanyaan Mayor Iwan dari Lanal Banjarmasin, satu peserta Webinar tentang Penyuluhan Anti Narkoba yang diadakan polda, Rabu (7/10/2020).

Disebutkan bahwa berdasarkan data, 90 persen narkoba masuk dari jalur perairan. "Bagaimana upaya sinergitas BNNP, Polda, dan TNI AL," tanyanya pada saat acara tersebut.  

Menurut Nico yang pernah membongkar peredaran 1 ton sabu waktu menjabat Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Indonesia begitu terbuka dan para pelaku masuk sisi sebelah kiri Sumatera, masuk Anyer dan masuk pelabuhan.

Video : Polda Kalsel Gelar Webinar Penyuluhan Edukasi Bahaya Narkoba

Webinar Penyuluhan Antinarkoba Polda Kalsel, Artis Olivia Zalianty Sebut Kita Keren Tanpa Narkoba

Pada HUT ke-75 TNI, Kapolda Kalsel Berikan Nasi Tumpeng ke Danrem 101/Antasari

VIDEO Diduga Bandar 208 Kilo Sabu, Napi Lapas Tarakan Dijemput Petugas Ditnarkoba Polda Kalsel

VIDEO Lagi ! Ditnarkoba Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 7 Kilo Sabu, Dua Orang Diamankan

Beberapa waktu lalu, TNI AL dan BNN menyita 900 kg dan terakhir 1,6 ton. "Penting bagi kita laksanakan sinergias, komunikasi dan kolaberasi dalam penanggulangan narkoba," tuturnya..

Pihaknya pun juga mengedepankan pencegahan seperti yang dilakukan pihaknya saat ini melalui penyuluhan dan ini juga bagian dari sinergi.

Menurutnya, selama ini banyak diketahui bahaya narkoba bagi kesehatan. Padahal narkoba juga merusak struktur sosial, keluarga dan masyarakat.

Banyak masalah-masalah sosial timbul akibat narkoba, seperti adik kakak ribut, anak orangtua bisa putus hubungan. Banyak pula pidana terjadi diawali penggunaan narkoba, seperti perampoka, pemerkosaan, dimana jawaban pelaku ternyata habis makai narkoba., Dan bahaya narkoba dalam kehidupan sosial.

"Baik kesehatan, kehidupan keluarga dan hingga bangsa Indonesia, kita harus perkuat hati, jadi kunci, dan saya dukung dan masing-masing pribadi kuatkan harus katakan tidak pada narkoba.," paparnya, seraya mengatakan hancur kesehatan dan kehidupan jika pakai narkoba.

Acara Webinar kali ini dipandu host kenamaan Indonesia, Choky Sitohang, serta pembicara Kapolda Kalsel, Direktur Pencegahan Dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. Siti Khalimah, SpKJ,MARS, serta Public Pigure/Duta Anti Narkoba Olivia Zalianty.

(Banjarmasinpost.co.id/Irfani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved