Breaking News:

Kesehatan

Spesialis Kulit dr Vina dari Kalsel Wanti-wanti Jangan Sembarang Potong Kutil

Menurut dr Vina Dwiana spesialis kulit di RSUD Ansari Saleh, Banajrmasin, Kalsel, bila kutil dipotong sendiri dikhawatirkan akan terjadi perdarahan.

ISTIMEWA
dr Vina Dwiana, spesialis kulit di RSUD Ansari Saleh, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Salah satu permasalahan kulit adalah adanya daging tumbuh di tubuh bagian tertentu. Biasa disebut kutil atau bahasa medisnya akrokordon atau istilah Inggris-nya skin tag.

Spesialis Kulit di RSUD Ansari Saleh, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, dr Vina Dwiana, mengatakan, skin tag atau daging tumbuh juga biasa disebut akrokordon yang sebetulnya sampai saat ini penyebabnya masih belum jelas.

Diduga, terbentuk dari pembuluh darah dan kolagen di kulit yang terjadi karena gesekan kulit dengan pakaian dan lain-lain.

Kemungkinan lain, akibat berat badan yang berlebihan atau akibat hormonal. Dan sebenarnya, skintag tidaklah berbahaya. Tetapi karena alasan kosmetik atau kurang baik dalam penampilan, maka dapat dihilangkan.

Wajah Kusam karena Tak Terawat, Spesialis Kulit dr Vina Beberkan Tips Cara Mengatasinya

Cara Dhebun Agar Wajah Segar dan Cantik Setiap Saat dengan Treatment di Klinik Dr DE

Dua Galuh ini Punya Kebiasaan Rutin Mencegah dan Mengobati Jerawat

Harga Fantastis Perawatan Wajah Ayu Ting Ting, Sule, Barbie Kumalasari & Zaskia Gotik, Kromosom?

Ketiak Hitam Bikin Risih, Begini Kata Dokter Kulit RSUD Ansari Saleh Banjarmasin

"Menghilangkannya ada beberapa cara, yaitu misalnya dengan bedah listrik atau diligasi atau diikat," ujar Dr Vina Dwiana kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (10/20/2020).

Bila dipotong sendiri, ujarnya mewanti-wanti, dikhawatirkan akan terjadi perdarahan. Karena, skin tag terbentuk dari pembuluh darah yang tentunya bila terpotong maka pembuluh darahnya pun ikut terpotong maka akan terjadi perdarahan.

Kalau membesar dan bertangkai panjang, akan menyulitkan. Apalagi bila lokasinya di tempat-tempat lipatan,  antara lain ketiak atau lipatan paha yang bisa tertarik-tarik dan terjadi infeksi.

Obat herbal atau alami hanya bersifat menolong supaya tidak membesar. Bila masih berukuran kecil, bisa dipakai, misalnya dengan cuka apel atau air perasan lemon. Tapi hanya efek asamnya saja yang diambil agar kulit mengelupas dan diharapkan skin tag akan lepas dengan sendirinya.

"Cara ini tidak dianjurkan karena kemungkinan akan dapat menimbulkan iritasi kulit. Kulit di sekitarnya akan menjadi merah dan perih," pungkas Vina.

(Banjarmasin post.co.id/Salmah Saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved