Breaking News:

Karhutla di Kalsel

Heli Pemantau Karhutla di Kalsel Ditambah, Dijadwalkan Tiba Besok

Kepastian kedatangan heli Chinook di Bandara Syamsudin Noor yang semula direncanakan sabtu atau minggu kemarin ternyata mundur ke Senin (12/10/2020).

Mujiyat untuk Banjarmasinpost.co.id
Mujiyat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kepastian kedatangan heli Chinook di Bandara Syamsudin Noor yang semula direncanakan sabtu atau minggu kemarin ternyata mundur ke Senin (12/10/2020) besok.

Hal tersebut dijelaskan oleh Leasion Officer heli Chinook dari PT Genesa Dirgantara, Heru Susanto. 

"Baik Sabtu dan Minggu Cuaca di Palembang dan Tanjung pandan jelek sehingga tidak bisa terbang ke Banjarmasin, jadi dicancel," tulis Heru Susanto, Minggu (11/10/2020) via WhatsApp. 

Dijelaskan Heru Susanto, jika tidak ada aral lagi, dijdwalkan heli yang punya dua mesin baling-baling ini diperkirakan tiba sekitar pukul 14.30 Wita. 

Selanjutnya Chinook siap operasi di wilayah Kalimantan Selatan. 

Karhutla di Banjarbaru Makin Meluas, September Capai 53 Hektera Lahan Hangus

VIDEO : Meski Hujan Sering Turun, Karhutla Masih Terjadi di Banjarbaru

Ya, Kalimantan Selatan kembali akan kedatangan satu helikopter bermesin ganda, tandem rotor dan heavy-lift.

Tujuannya untuk memantau kondisi Kalimantan Selatan melalui udara guna mendukung kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Kalsel. 

Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Kalsel, Mujiyat SP, sebelumnya menjelaskan bahwa heli Chinook ini merupakan bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

"Heli ini dari BNPB dikirim untuk memantau kondisi Kalimantan Selatan melalui udara. Sifatnya memantau ini artinya bisa dipakai terjun lansung untuk menolong sekaligus membantu kebencanaan yang ada," kata Mujiyat SP,

Direncanakan si capung besi ini akan tinggal 10 hari di Kalsel. 

"Selama 10 hari ini kita akan maksimalkan operasionalnya sehingga tidak sia-sia. Kita akan gunakan heli ini untuk memonitor daerah rawan banjir, rawan karhutla dan bergerak ke arah kemanusiaan dan pengiriman logistik kesehatan, serta melihat potensi alam wisata Kalsel, " kata Mujiyat. 

Khusus untuk logistik kemanusiaan dijelaskan Mujiyat yakni sementara akan didrop ribuan masker ke daerah-daerah. 

"Sebekumnya kita sudah kirim per daerah 25.000 masker. Nah sekarang guna menujang pelaksanaan Pilkada, maka BPBD Kalsel juga akan sebar per KPU kabupaten kota sebanyak 5.000 masker dulu," kata Mujiyat SP. 

Mujiyat menjelaskan heli ini semacam ujicoba dari BNPB, guna mengatasi kebencanaan.

"Jika efektif maka tidak kemungkinan nanti bisa diefektifkan di tahun-tahun selanjutnya," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/nurholis) 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved