Breaking News:

Kisah Inspiratif

Mengupas Buku Kehidupan Maestro Lagu Banjar, sang Ayah Dibawa Tentara Jepang dan Tak Kembali

Baru-baru ini terbit buku biografi almarhum H Anang Ardiansyah, yang berjudul Abah Raja Ai.

Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Riswan Irfani putra Anang Ardiansyah 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kotabaru gunungnya bamega Bamega, umbak manampur di sala karang, umbak manampur di sala karang

Begitulah penggalan lirik lagu Banjar berjudul Paris Barantai, yang diciptakan oleh maestro lagu Banjar yakni almarhum H Anang Ardiansyah.

Lagu ini terbilang sangat populer, bahkan dirilis ulang oleh band Radja dengan versi modern.

Tidak hanya di Tanah Air, lagu ini terkenal hingga mancanegara.

Selain Paris Barantai, masih banyak lagi karya almarhum yang juga populer.

Perempuan Ini Hidup Penuh Penderitaan, Selain Disiksa Suami Juga Ditelanjangi & Direkam Warga Desa

Lalai Terapkan Protkes, Karaoke di Banjarmasin Dapat Teguran Satgas Covid-19

JAWABAN Soal Buku Tematik Tema 3 Subtema 2 Kelas 4 SD: Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku

Kendati Anang Ardiansyah telah meninggalkan masyarakat Banjar pada 2015, karya-karyanya tetap masih merdu untuk didengar.

Masyarakat pun kini bisa lebih mengenal sosok sang maestro.

Baru-baru ini terbit buku biografi almarhum H Anang Ardiansyah, yang berjudul Abah Raja Ai.

Buku setebal 136 halaman tersebut mengulas perjalanan hidup Anang sejak kecil hingga bisa berkiprah di dunia seni khususnya lagu Banjar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved