Breaking News:

Kriminalitas Batola

Niat Curi Jeruk, Residivis Ini Kepincut Bawa Kabur Honda Beat Petani di Rantau Bedauh Batola

Aksi AY (28) membawa kabur sepeda motor seorang petani jeruk di Desa Danda Jaya, Batola tidak berjalan mulus.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
Polsek Rantau Badauh untuk BPost
AY (28), pelaku curanmor di Kecamatan Rantau Badauh, Batola. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Aksi AY (28) membawa kabur sepeda motor seorang petani jeruk di Desa Danda Jaya, Batola tidak berjalan mulus.

Ia ditangkap aparat gabungan Polsek Rantau Badauh dan Mandastana di Kawasan TPA Tabing Rimbah, Kabupaten Barito Kuala, Minggu, (11/10/2020) sekitar pukul 18.00 Wita.

Upaya pencurian sepeda motor merk Beat dengan nopol DA 6641 MO ini berawal dari niat AY mencuri jeruk di lahan pertanian warga, tepatnya di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Badauh, sekitar pukul 07.00 Wita.

Saat di persawahan, ia lebih awal mendapati sepeda motor Matic putih, milik Sumono (42) yang terparkir di pinggir jalan dengan kunci yang masih menancap di kontak.

Baca juga: Tiga Pelaku Curanmor di Kabupaten HST Diamankan Polsek Pandawan

Baca juga: Asyik Main Game di Warnet, Pelaku Curanmor di Martapura Kota Dibekuk Polisi

Baca juga: Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Petugas Polres Tabalong

Tanpa pikir panjang AY membawa kabur sepeda motor tersebut untuk mengamankan dari pemilik.

Seusai menyemai benih di sawah pukul 07.30, Sumono bersama sang isteri berniat pulang ke rumah dan mendapati kendaraan yang ia gunakan telah raib di parkiran.

Ia pun melaporkan kehilangan ini ke Polsek Rantau Badauh untuk dilakukan penyelidikan. Serta meminta pertolongan warga sekitar dalam pencarian.

Upaya penggelapan AY pun akhirnya berhasil digagalkan aparat bersama warga, lengkap dengan barang bukti yang masih bersamanya.

AY yang merupakan warga Desa Pindahan Baru ini pun terpaksa digiring ke Polsek Rantau Badauh guna pemeriksaan lebih lanjut.

AY (tengah) saat dimintai keterangan oleh Kapolsek Rantau Badauh IPDA Marum, terkait penggelapan sepeda motor
AY (tengah) saat dimintai keterangan oleh Kapolsek Rantau Badauh IPDA Marum, terkait penggelapan sepeda motor (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Dari keterangan tersangka, ia merupakan residivis yang sempat dua kali mendekam di jeruji besi.

Pertama kasus curanmor di Martapura pada 2013, selama 10 bulan dan 2017 mendekam selama 1 tahun enam bulan di Barito Kuala.

Ternyata dari dua kali pengalamanya menghuni bui ini tidak membuat AY jera, kali ini ia diancam tuntutan maksimal lima tahun penjara ,dengan sangkaan pasal 623 KUHP tentang pencurian.

Baca juga: Petugas Polsek Beruntung Baru Meringkus Pelaku Curanmor

Terkait kejadian ini, Kapolres Barito Kuala AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kapolsek Rantau Badauh IPDA Marum menyampaikan, bagi warga yang beraktifitas di mana saja, agar lebih berhati-hati menjaga barang berharganya. Entah itu di rumah maupun saat berada di lain tempat.

"Terutama yang sedang beraktifitas di sawah, pastikan aman kendaraan anda, kalau perlu diberi kunci ganda. Agar tidak memuluskan niat jahat pelaku," Pungkas Marum. (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved