Berita Ekonomi dan Bisnis

Rumah Makan Baru Bermunculan di Banjarmasin, Pengusaha Kuliner Lama Diingatkan Jangan Terlena

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak pengusaha yang tadi berbisnis travel, properti hingga kerupuk yang beralih profesi ke usaha rumah makan.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: M.Risman Noor
Geman Yusuf untuk Banjarmasin Post
Tamu yang makan di RM Depot Sari Patin sebelum pandemi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak pengusaha yang tadi berbisnis travel, properti hingga kerupuk yang beralih profesi ke usaha rumah makan setelah usaha lamanya terpuruk.

Berapa pengusaha yang banting setir seperti Saridi Salimin yang sebelumnya sebagai owner travel haji dan umrah, buka usaha rumah makan.

Begitu juga Rifani, pemilik Kerupuk Mr Acan membuka usaha baru, rumah makan Arab dan masih banyak lagi pengusaha lain yang berusaha dibisnis kuliner.

Kehadiran rumah makan baru tak membuat pengusaha kuliner lama, tersaingi, malah menyambut dengan tangan terbuka.

Baca juga: Usaha Haji dan Umrah Terpukul, Pengusaha Travel di Banjarmasin Beralih Bisnis Kuliner

Baca juga: Peluang Bisnis Besar Tanaman Sengon, Semua Bagian Pohon Sengon Bernilai Ekonomis

"Bermunculanya usaha rumah makan baru merupakan berkah dari Allah dan tidak akan menutup rezeki hambanya, karena setiap tahun jumlah penduduk, bertambah," kata owner RM Depot Sari Patin Kayutangi Banjarmasin, Geman Yusuf, Senin (12/10/2020).

Bahkan, lanjut dia, munculnya rumah makan baru adalah menyeimbang untuk koreksi buat rumah makan yang sudah mapan agar jangan terbuai kepuasan yabg sudah ada.

"Harus inovatif dan tetap semangat agar pelayanan dan mutu ditingkatkan. Alhamdulillah, omset penjualan kami agak naik sekitar 60 persen dibanding saat pandemi Corona. Kami juga melakukan inovasi kerja sama dengan group kami BSC. Alhamdullilah respon positif," paparnya.

Geman juga mengungkapkan, semasa pandemi tetap turut petunjuk dan taat protokol kesehatan agar terjaga kesehatan.

Ditambahkan Geman, yang menjadi masalah kuliner berjualan lewat online masih banyak tidak terjangkau pajak.

"Kami pun masuk ke gojek food on line guna penyeimbang, hanya saja kita taat bayar pajak," ucapnya.

Depot Sari Patin milik Geman ini berjualan masakan khas Banjar jenis ikan tawar yang disajikan terdiri Patin Tambak, Patin Sungai, Pepuyu, Haruan, Nila, Ikan Mas, Jelawat, Lais, Seluang, Baung, Bawal dan Udang Galah.

Senada diungkapkan pemilik Rumah Makan Nisa di Jalan Veteran Ruko Kavling II Nomor 2 C, Banjarmasin, Hairun Nisa, kehadiran rumah makan baru cukup bagus dan menambah persaungan di bidang kuliner.

"Tak dipungkiri banyak bermunculan rumah makan baru, karena usaha kuliner yang mudah dan potensial," katanya.

Menurut mantan anggota DPRD Kota Banjarmasin ini, prinsipnya rumah makannya asal bisa bertahan saja.

"Kami berusaha mempertahankan rasa dan berusaha membikin inovasi baru. Kami juga prinsip, rezeki tak kan tertukar," ucapnya.

RM Nisa menjuak menu makanan masakan seafood seperti kepiting,kerang, udang, cumi.

"Andalan kami Seafood Mix nya dengan cara makan yamg dihampar di meja. Cocok untuk makan ramai-ramai dan sesuai permintaan pemesan," ungkapnya. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved