Breaking News:

UU Cipta Kerja

Tolak Omnibus law, DPC PMII Martapura Temui Pimpinan DPRD Banjar

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Martapura melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjar, Senin

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: M.Risman Noor
stanislaus sene
PC PMII Martapura Gelar Audiensi Dengan DPRD Kab. Banjar (1) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Martapura melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjar, Senin (12/10/2020).

Sebanyak 37 kader PC PMII Martapura berjalan kaki sejauh 2 Km lebih menuju kantor DPRD Kabupaten Banjar.

Kedatangan kader PC PMII Martapura disambut Ketua DPRD Kabupaten Banjar H Muhammad Rofiqi, Wakil Ketua II Akhmad Zacky Hafizie, dan Wakil ketua III Akhmad Rizanie Anshari, serta Dandim 1006 Martapura Siswo Budiarto dan Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo.
Sebelum dimulai, kader PC PMII melakukan pembukaan dengan membaca surah Yasin dan Tahlil diikuti sejumlah anggota DPRD Kabupaten Banjar.

PC PMII Martapura datang ke DPRD Banjar menyampaikan penolakan UU Cipta Kerja. Pertemuan adiensi ini ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan atas tuntutan yang di sampaikan oleh PC PMII Martapura.

Baca juga: VIDEO Wisata Religi ke Masjid Jami Syekh Abdul Hamid Abulung Martapura

Baca juga: Gelar Tactical floor game Hadapi Demo Omnibus law, Kapolresta Banjarmasin: Keamanan Itu Lebih Mahal

Adapun tuntutan para kader PC PMII yakni menuntut DPRD Kab Banjar agar mendukung PLT Gubernur dan DPRD Provinsi Kalsel untuk mencabut Undang-undang Omnibus Law, meminta DPRD untuk memberikan transparansi data pendanaan serta melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap aktir penanggulangan covid 18, meminta DPRD Banjar untuk memberikan transparansi keluar dan masuknya dana APBD Kabupaten Banjar.

Mahasiswa juga menuntut kembali tuntutan PMI sebelumnya.

Ketua DPRD Kabupaten Banjar H Muhammad Rofiqi mengatakan akan menindaklanjuti tuntutan kawan-kawa dari PMII Martapura terkait dengan empat tuntutan.

"Intinya bahwa pertemuan audiensi ini akan kita tindak lanjuti. Kita sudah tandatangani nota kesepakatan bahwa ada lima tuntutan yang ke depan akan kita usahakan untuk penuhi," ungkapnya usai audiensi.

Sementara itu Ketua PC PMII Martapura, Toniansyah mengatakan amke depan kita akan terus mengawal tuntutan kita agar difollow up oleh dewan Kabupaten Banjar

"Kita sudah sampaikan tuntutan kita dan berharap ada tindak lanjut dari dewan," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved