Breaking News:

Berita HSU

Pembelajaran Tatap Muka Masa Pandemi, SDN Murung Sari HSU 5 Terpilih Jadi Sekolah Percontohan

SDN Murung Sari 5 Amuntai terpilih jadi sekolah percontohnan pelaksanaan sistem pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Pembelajaran secara tatap muka di SDN Murung Sari 5 Amuntai. 

Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – SDN Murung Sari 5 di Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terpilih sebagai pilot project untuk pelaksanaan sistem belajar mengajar tatap muka meski ditengah pandemi Covid 19.

Pemerintah Daerah melalui Bupati HSU memberikan SK untuk bisa melakukan penerapan sisitem belajar mengajar dengan tatap muka dan menerapkan protokol kesehatan.

Kepala SDN Murung Sari 5 Rina Emilyana Spd SD mengatakan sistem pembelajaran dilakukan dengan sistem yang berbeda dengan saat sebelum Pandemi Covid 19.

Pihak SDN Murung Saru 5 bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan juga Dinas Pendidikan untuk terus memberikan pengawasan terhadap penerapan pola pembelajaran ini.

Baca juga: Khawatir Bahasa Banjar Tergerus Pengaruh Luar, Budayawan dan Praktisi Seni Ini Curhat ke DPRD Kalsel

Baca juga: Reses ke Kalsel, Habib Aboe Bakar Apresiasi Pengungkapan 300 Kg Sabu dan Pastikan Proses Hukumnya

Baca juga: Pilkada Banjar 2020 - KPU Banjar Tetapkan DPT Kabupaten Banjar Sebanyak 389.993 Pemilih

“Pembelajaran dilakukan selama dua jam perhari, dan sebelum memulai pembelajaran siswa yang akan masuk kedalam kelas dipastikan mengenakan masker, mencuci tangan dan juga di cek suhu tubuh,” ujarnya.

Orangtua tidak diperkenankan memasuki lingkungan sekolah, kebiasaan bersalaman dengan wali kelas juga ditiadakan.

Setelah selesai belajar selama satu jam siswa diminta untuk melakukan peregangan dan dilanjutkan dengan pembelajaran berikutnya.

Sejak 1 September sistem pembelajaran tatap muka sudah dimulai dan selama ini terus dilakukan pemantauan dan berjalan dengan baik.

“Selama penerapan sistem ini sekuruh siswa tetap dalam kondisi sehat, dan siswa bisa kembali menumbuhkan semangat belajar,” ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved