Breaking News:

Pilkada Kotabaru 2020

Pilkada Kotabaru 2020, Bawaslu Terima dan Register Laporan Kuasa Hukum 2BHD

Laporan dugaan pelanggan berlanjut setelah ada perbaikan syarat dari pelapor dan diterima yang kemudian diregistrasi Bawaslu Kotabaru, Kalsel.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Rusdiansyah, Kodiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Laporan dugaan pelanggaran pilkada disampaikan kuasa hukum pasangan calon (paslon) Burhanudin-Bahrudin (2BHD) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Laporan dugaan pelanggan berlanjut setelah ada perbaikan syarat dari pelapor dan diterima yang kemudian  diregistrasi Bawaslu Kotabaru, Selasa (13/10/2020).

Dikemukakan Ketua Bawaslu Kotabaru, Mohamad Erfan, melalui Kodiv Penyelesaian Sengketa, Rusdiansyah,  laporan syarat perbaikan yang disampaikan telah terpenuhi secara formil dan materil.

Sesuai laporan tersebut, Bawaslu wajib menindaklanjuti 1x24 dan meregister. Selanjutnya, dilakukan pembahasan pertama, bersama sentra Gakkumdu.

"Kami berkomitmen seprofesional mungkin menyelesaikan laporan dugaan pelanggaran ini," ucap Rusdiansyah di hadapan awak media.

Baca juga: Pilkada Kotabaru 2020, Bawaslu Telusuri Dugaan Pelanggaran Kampanye

Baca juga: Pilkada Kotabaru 2020, Ada ASN yang Tidak Netral, Begini Tanggapan Sekda

Baca juga: VIDEO Pilkada Kotabaru 2020, Bawaslu Turunkan Baliho Calon Bupati Tanpa Nomor Urut

Dia juga membenarkan tentang syarat formil dan materilnya telah terpenuhi. Karena itu, begitu terpenuhi, segera diregister.

Terpisah, Kuasa Hukum 2BHD, M Hafizd Halim, didampingi seorang rekan dan tim pemenangan, membenarkan laporan perbaikan syarat dugaan pelanggaran pilkada telah disampaikan dan kemudian diterima Bawaslu Kotabaru.

"Perbaikan syarat formil, Alhamdulillah, diterimalah intinya. Mudah-mudahan nanti ada kabar baik dari Bawaslu," ucap Halim.

Mengakui penyampaian laporan perbaikan syarat sempat berlangsung alot, jelas Halim, karena ada tambahan penjelasan tentang kronologis dan bukti tambahan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved