Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Mandiri Syariah Siap Bersinergi Ciptakan Bank Syariah Modern dan Inovatif untuk Nasabah

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mendukung penuh langkah Kementerian BUMN satukan ketiga bank syariah milik Himbara

Penulis: Salmah | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mendukung penuh langkah Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN menyatukan ketiga bank syariah milik Himbara.

Yakni PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah.

Mandiri Syariah menyatakan kesiapannya bersinergi menciptakan bank syariah yang modern dan inovatif berskala global.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menandatangani Conditional Merger Agreement (CMA) bersama PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah, Senin (12/10) malam.

Baca juga: Pengurus Dewan Kesenian Tabalong Berharap Bisa Miliki Gedung Pertunjukan

Baca juga: Tak Gunakan Masker, Warga di Kuranji Tanahbumbu Diberi Sanksi Potong Rumput

Baca juga: Tim GTPP Covid-19 Palangkaraya Lakukan Penyemprotan Disifektan Dermaga Rambang Palangkaraya

Penggabungan ketiga bank syariah tersebut bertujuan agar Indonesia yang negara berpopulasi umat muslim terbesar di dunia mampu memiliki bank syariah terbesar di Tanah Air yang berskala global.

Selain itu, penggabungan ini diharapkan semakin meningkatkan potensi ekonomi dan keuangan syariah yang sedang tumbuh positif meski di tengah pandemi.

Secara umum perbankan syariah berpotensi tumbuh dan berkembang ditengah tantangan ekonomi makro dan industri keuangan akibat pandemi.

Peluang pertumbuhan ini tercermin dari terjaganya kinerja positif industri perbankan syariah, khususnya Mandiri Syariah, sejak beberapa tahun terakhir.

Hingga akhir Agustus 2020 beberapa indikator kinerja Mandiri Syariah positif dan tumbuh, sehat dan sustain yaitu laba bersih tumbuh 26,58 persen yoy menjadi Rp957 miliar (unaudited).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved