Breaking News:

Liga 2 2020

Tak Ada Kejelasan Lanjutan Liga 2, Tim Martapura FC Paling Santai

Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae akan menuruti apapun keputusan PSSI dan PT LIB tentang kebijakan kompetisi Liga 2 tahun 2020.

Aidil Bogel untuk BPost
Striker Martapura FC, Aidil Bogel, bersama penggawa Martapura FC setelah berlaga dengan Betajaya FC di Yogyakarta beberapa waktu lalu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Di saat tim-tim lain baik Liga 1 2020 maupun Liga 2 gelisah menunggu kepastian lanjutan kompetisi, Martapura FC justru memilih enjoy dan fokus pada persiapan tim saja.

Pelatih Martapura FC, Frans Sinatra Huwae, mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, tidak mau terlalu ikut campur soal keputusan yang dikeluarkan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia baru (LIB).

"Kalau kami selama ini, manut saja apapun keputusan dari PSSI dan PT Liga, baik itu kompetisi digelar November 2020 atau pun ditunda," kata legenda Barito Putera ini dengan nada santai, Rabu (14/10/2020).

Bahkan tim Macan Gaib, kata Frans, tidak akan ikut terlalu dalam memberikan komentar soal ditunda atau tidaknya komletisi Liga 2 2020.

"Kami ini manut saja sama PSSI dan PT Liga. Kalau liga dilanjutkan, syukur. Kalau tidak, kami pun tidak masalah," tambah dia.

Baca juga: Lanjutan Liga 1 Masih Maju Mundur, Barito Putera Libur Latihan Lagi

Baca juga: Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Ditunda, Klub Liga 3 Barabai FC Liburkan Latihan

Baca juga: Martapura FC Cari Penyerang Sayap untuk Bantu Striker Murni

Baca juga: Setelah Madura United, Kini Martapura FC Incar Persela dan Persebaya untuk Ujicoba

Terpenting, ujar pelatih berusia 56 tahun kelahiran Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan ini adalah tim tetap fokus persiapan saja. Sehingga, saat Liga 2 2020 benar-benar digelar, Laskar Sulthan Adam sudah sangat siap tanding.

Tidak hanya menggelar persiapan latihan di Sidoarjo Jawa Timur saja Frans bahkan lebih sibuk menggelar laga laga uji coba dengan klub-klub Liga 1.

"Kalau saya lebih baik berpikir siapa lawan ujicoba selanjutnya saja dari lada soal kepastian kompetisi. Menang kalah tim Liga 1 itu biasa yang penting pemain bisa mendapat pengalaman," pungkas dia.

Frans menambahkan hendaknya PSSI dan PT LIB lihat bagaimana tim-tim yang uji  coba. Mereka sangat sukses menggelar laga dengan aturan ketat protokol kesehatan. "Contoh laga-laga uji coba, jika akan menggelar kompetisi," ujar dia.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved