Breaking News:

Berita Bisnis

Jelang Akhir Tahun, Pasokan dan Harga Cabai di Kalsel Stabil

Memasuki kuarta IV 2020, pasokan bahan pangan di Kalsel secara umun terpantau stabil.

Penulis: Mariana | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pedagang cabai di Pasar Sentra Antasari layani pembeli.. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memasuki kuarta IV 2020, pasokan bahan pangan di Kalsel secara umun terpantau stabil.

Di antaranya stok cabai yang relatif normal meskipun saat ini tengah musim hujan.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, Jumat (16/10/2020), sejumlah lapak pedagang di Pasar Sentra Antasari cukup melimpah dipenuhi cabai-cabai segar dan beragam jenis sayur-mayur.

"Untuk pasokan sekarang masih aman, untuk beberapa pekan ke depan apabila intensitas hujan cukup tinggi maka akan menggangu produksi, sehingga nantinya stok akan berkurang," jelas pedagang cabai Pasar Sentra Antasari, Ibad kepada Banjarmasinpost.co.id.

Dipaparkannya, harga cabai pun relatif stabil, cabai jenis tiung tanjung dibanderol seharga Rp 20.000 per kilogram, cabai taji dipatok Rp 15.000 per kilogram, cabai keriting Rp 25.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp 30.000 per kilogram.

Baca juga: Nasib Gala Sky Setelah Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara, Bibi Ardiansyah Posting Ini

Baca juga: Diamankan Saat Akan Demo Omnibus Law di Banjarmasin, Ratusan Remaja Ini Dinasehati Kapolda Kalsel

Baca juga: Alasan Ahmad Dhani Simpan Video Maia Estianty Lahirkan Al El Dul, Suami Mulan: Waktu Lahir Aja

Ada pula cabai hijau besar Rp 8.000-10.000 per kilogram, cabai hijau merah seharga Rp 16.000 per kilogram, tomat Rp 6.000 per kilogram, dan labu Rp 12.000-14.000 per biji.

Stok yang paling banyak tersedia yakni cabai jenis tiung dan taji.
Seluruh jenis cabai berasal dari petani asal Kalsel yakni didatangkan dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Tabalong.

Permintaan konsumen saat ini masih normal, umumnya kata Ibad permintaan melonjak di akhir Desember yang mana masyarakat memanfaatkan momen pergantian tahun untuk memasak hidangan yang disantap bersama keluarga atau teman.

"Di new normal ini penjualan relatif normal, yang justru lebih banyak saat PSBB, pelanggan kami kebanyakan tukang sayur keliling yang berjualan di komplek atau pemukiman warga. Karena saat itu warga rata-rata khawatir Covid-19 dan tidak berbelanja ke pasar," tukasnya.

Selain tukang sayur keliling, pelanggan di tempatnya ialah pelaku usaha kuliner, dan pedagang di pasar-pasar kecil di Banjarmasin.

Sementara itu, menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga telur ayam ras segar di Kalsel secara umum, Jumat (16/10/2020) Rp 19.750 per kilogram.

Kantor Perwakilan (KPw) BI Kalsel menyatakan, secara umum pasokan pangan di Kalsel masih terkendali dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved