Breaking News:

Wisata Kebun Raya Banua

Jadi Objek Wisata di Banjarbaru, Pencanangan Pembangunan Kebun Raya Banua Berlangsung 2013

Pencanangan pembangunan KebunRaya Banua dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2013 oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H.Rudy Resnawan.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Kebun Raya Banua dicanangkan pembangunan pada tanggal 13 Februari 2013 oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H.Rudy Resnawan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Peraturan Gubernur No. 041/2012 tanggal 1 Juni 2012, membentuk Unit Pelaksana Teknis Kebun Raya Banua Provinsi Kalimantan Selatan.

Terletak di dalam Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, yaitu di wilayah administrasi Kel.Palam, Kec.Cempaka. Luas kawasan 100 Ha (SK Gubernur No. 188.44/0131/ KUM/2013).

Pencanangan pembangunan KR Banua dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2013 oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H.Rudy Resnawan.

Peresmian (Launching) Kebun Raya Banua dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2016 oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor

Baca juga: Jadi Spot Wisata, Begini Sejarah dan Pengembangan kini Kebun Raya Banua

Baca juga: Tak Hanya Buah-buahan, di Kebun Raya Banua Juga Ada Tanaman Herbal

Baca juga: Kebun Raya Banua Kembangkan Spot Buah-buahan untuk Agro Wisata.

Tema konservasi tumbuhan dari Kebun Raya Banua adalah “Tumbuhan Berkhasiat Obat Kalimantan”

KEDUDUKAN

“Kebun Raya Banua adalah UPT di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan”

TUGAS POKOK

Melakukan inventarisasi, eksplorasi, koleksi, penanaman dan pemeliharaan tumbuhan berkhasiat obat khususnya dari kawasan Kalimantan dan tumbuhan langka lainnya yang memiliki nilai pengetahuan dan potensi ekonomi untuk dikoleksi dalam bentuk kebun botani;

Melakukan pendataan, pendokumentasian, pengembangan pelayanan jasa dan informasi pemasyarakatan ilmu pengetahuan di bidang  konservasi, introduksi, dan reintroduksi tumbuhan.

Baca juga: VIDEO Wisata Kebun Raya Banua, Ada Spot Buah-buahan Asyik untuk Agro Wisata

FUNGSI

Inventarisasi, eksplorasi, konservasi, dan reintroduksi jenis tumbuhan berkhasiat obat, khususnya tumbuhan dari  kawasan Kalimantan yang memiliki nilai ilmu pengetahuan dan potensi ekonomi;

Pengembangan dan pendokmentasian biodata jenis tumbuhan koleksi yang berkaitan dengan konservasi .

Pemberian pelayanan jasa ilmiah, pemasyarakatan ilmu pengetahuan dalam bidang konservasi tumbuhan dan introduksi tumbuhan. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved