Breaking News:

Berita Tapin

VIDEO Pembangunan Jembatan di Hiyung Kabupaten Tapin Senilai Rp 1,4 Miliar

Tujuan pembangunan jembatan Rp 1,4 miliar untuk mengamankan armada tranportasi pengunjung ke sentra cabai hiyung Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU  - Pemerintah Kabupaten Tapin melengkapi sarana dan prasarana infrastruktur, berupa jembatan beton dan area parkir, di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Tujuan pembangunan jembatan sekitar Rp 1,4 miliar tersebut untuk mengamankan armada tranportasi para pengunjung yang banyak berdatangan ke sentra cabai jenis hiyung ini.

Ketua Kelompok Tani Karya Baru di Desa Hiyung, Junaidi, mengaku sangat senang dengan perhatian dari Pemkab Tapin.

Menurut lelaki yang akrab disapa Bang Djun ini, Bupati Tapin HM Arifin Arpan sering mengunjungi kawasan sentra tanaman cabai hiyung tersebut. Terlebih, masuk dalam inovasi pelayanan publik dan mendapatkan sertifikat indikasi geografis dari Kemenkumham RI.

Baca juga: VIDEO: Sertifikat Indikasi Geografis Cabai Rawit Hiyung Tapin Bakal Diserahkan

Baca juga: Peneliti Fakultas Pertanian ULM Teliti Potensi Agribisnis Perekonomian Cabai Hiyung Tapin

Baca juga: Cabai Rawit Hiyung Tapin Miliki Sertifikat Hak Paten Merek

Baca juga: VIDEO Kasat Intelkam Polres Tapin Serahkan Mesin Pompa untuk KTPA Hiyung Makmur

Baca juga: Bahan Abon Cabai Hiyung Tapin dari Rawit Merah

"Saya sangat senang dengan pembangunan jembatan baru, lokasi parkir, gazebo dan kantor yang akan dibangunkan Pemerintah Kabupaten Tapin," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (17/10/2020).

Bupati Tapin HM Arifin Arpan berkeinginan Pemerintah Kecamatan Tapin Tengah membuatkan surat keputusan agar warga Desa Hiyung dapat memungut dana, selama sentra tanaman cabai rawit hiyung dijadikan lokasi penelitian ataupun kunjungan belajar.

"Pungutan dana itu untuk biaya pemeliharaan dan biar pengelolaan diserahkan kepada anggota Karang Taruna," katanya.

Kepala Desa Hiyung, Hamni, menyambut baik usulan Bupati Tapin HM Arifin Arpan terkait retribusi pelayanan selama berada di kawasan sentra tanaman cabai rawit hiyung.

Menurut Hamni, selama ini kawasan sentra tanaman cabai rawit hiyung tidak memungut biaya sema sekali selama mahasiwa ataupun pengunjung yang datang.

"Kami tidak memungut karena memang tidak ada dasar hukum. Kalau ada dasar hukum pungutan, tentunya akan menjadi pemasukan pendapatan asli untuk Desa Hiyung," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved