Travel
Ini Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Hutan Pinus Mentaos Banjarbaru
Saat hari weekend, memasuki objek wisata ini hanya dengan biaya sekitar 20.000 ribu rupiah saja per orang.
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Syaiful Akhyar
Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wisata alam Hutan Pinus Mentaos Banjarbaru ini bisa dinikmati dengan biaya murah terjangkau, ramah di kantong.
Pada hari biasa tiket masuk area wisata hanya Rp 2 ribu saja per orang.
Namun, khusus saat weekend, harga tiket masuk naik menjadi Rp 20 ribu rupiah per orang.
Besarnya perbedaan tiket masuk pada hari biasa dan weekend memang sudah menjadi kebijakan pengelola pihak setempat.
Baca juga: Wisata Hutan Pinus Mentaos Banjarbaru, Ada Sewa Hammock dan Alas Tikar untuk Pengunjung
Baca juga: Wisata Air Hitam Dermaga Kerang Bangkirai Palangkaraya Kembali Buka, Protokol Kesehatan Diperketat
Baca juga: Curah Hujan Tinggi,Warga Palangkaraya Was-was Sungai Kahayan Meluap
Jam buka juga berbeda antara hari biasa maupun weekend. Untuk hari biasanya akan mulai dibuka pada pagi hari. Namun bila hari biasa akan tutup lebih cepat dibandingkan dengan hari weekend.
Bila berencana berkunjung di Kalimantan Selatan, wisata satu ini memang layak dikunjungi yang mana bisa menikmati keindahan alam yang ada disini, serta suhu udara yang sedikit sejuk bila dibandingkan dengan wilayah lainnya dengan suhu yang panas.
Pada tempat wisata sudah disediakan juga hammock yang mana bisa anda sewa nantinya untuk menikmati keindahan pepohonan pinus dengan tempat beristirahat bergantung antara pohon pinus yang ada di sana. Selain itu disediakan juga tikar yang bisa anda pilih nantinya.
Para pengunjung bersama keluarga maupun berkunjung secara pribadi nantinya, keindahan alam yang ada di Banjarbaru ini bisa dinikmati dengan cara datang di wisata Hutan Pinus Mentaos Banjarbaru.
Hutan Pinus yang berada di Jl. Pangeran Suriansyah Ujung Kelurahan Mentaos Kota Banjarbaru ternyata memiliki sejarah perjalanan yang panjang.
Ratusan pohon yang sudah berumur lebih dari setengah abad ini tidaklah tumbuh secara alami, melainkan ditanam dengan sengaja menggunakan bibit yang didatangkan dari luar pulau Kalimantan.
(banjarmasinpost.co.id/Stan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/hutan-pinus-mentaos-banjarbaru-03.jpg)