Breaking News:

Berita Kotabaru

Miskin Anggaran, Kadishub Kabupaten Kotabaru Pastikan Layanan Terhenti

Bakal terhenti semua kegiatan, menurut Kadishub Kotaabaru, Kalsel, tak ada anggaran rutin untuk beli alat tulis, fasilitas penunjang dan lainnya.

Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Sugianoor, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pelayanan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotabaru,   Provinsi Kalimantan Selatan, akhir bulan Oktober ini dipastikan bakal terhenti.

Selain kegiatan kantor tidak bisa dilakukan, kegiatan operasi yang menjadi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun tidak bisa.

Hal itu ditegaskan Kepala Dishub Kotabaru Sugianoor. Bakal terhentinya semua kegiatan di dinasnya, selain ketidaktersediaan alat tulis kantor (ATK), fasilitas penunjang di instansinya itu akan setop.

"Listrik, air, tidak bisa dibayar. ATK juga tidak bisa membeli. Soal listrik, sempat tidak jadi diputus PLN karena staf saya menalangi sampai akhir Oktober," ucap Sugian kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (21/10/2020).

Bakal setopnya semua kegiatan di instansinya, lanjut Sugianoor, karena tidak adanya anggaran rutin. Apalagi anggaran untuk kegiatan.

"Anggaran rutin untuk PDAM, PLN, telepon dan ATK saja tidak ada. Apalagi kegiatan. Untuk mengukur kinerja,  sebenarnya sudah gagal," beber Sugianoor.

Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: Positif 476 Orang, Sembuh 331, Meninggal 18

Baca juga: Kabupaten Kotabaru Penyuplai Terbanyak Ikan ke Wilayah Kalimantan, Sebulan Kirim 300 Ton

Baca juga: VIDEO Kapolda Kalsel Minta Jajaran Polres Kotabaru Tanamkan Saijaan Dalam Hati

Baca juga: Retribusi Tetap Ditarik, Bangunan Pasar Kemakmuran Kotabaru Kalsel Nyaris Ambruk

Baca juga: Tarif Pemakaian Ambulans Memberatkan Masyarakat, Ketua DPRD Kotabaru Janji Evaluasi Perbup

Baca juga: Warga Pasien Umum Dikenakan Tarif Rp 5.000 Per Kilometer Pakai Mobil Ambulans Puskesmas di Kotabaru

Tidak bisa membuat laporan kinerja, perjanjian kerja, apalagi Lakip, Sakip. Apalagi melaksanakan rapat zoom, entry laporan dan lainnya. "Semua lepas. Jadi ini anggarannya anomali," ucap Sugianoor.

Bahkan, Sugianoor menilai, kondisi ini merupakan preseden buruk. Divisit anggaran terjadi bertahun-tahun. "Hanya ada di Kalsel (Kotabaru) divisit sampai tidak bisa bayar listrik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Jerry Luminta, sekaligus mitra kerja Dishub, merasa miris begitu mengetahui kabar ketidaktersediaan anggaran di Dishub Kotabaru.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved