Breaking News:

Berita Kalteng

VIDEO Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan di Kejari Kapuas

Barang bukti yang dimusnahkan Kejari Kapuas, Kalteng, merupakan barang bukti yang telah inkrah, dari 55 perkara, pada bulan Januari sampai Juli 2020.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Sejumlah barang bukti narkotika dimusnahkan, di antaranya sabu, dengan cara diblender.

Lalu, obat-obatan dibakar, ponsel dihancurkan dan senjata tajam dipotong dengan mesin gerinda.

Semuanya bagian dari proses pemusnahan barang bukti di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (22/10/2020).

"Hari ini, telah dilaksanakan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah inkrah," kata Kajari Kapuas, Arif Raharjo, didampingi Plt Sekda Kapuas, Septedy, dan unsur forkopimda.

Ditegaskan, kegiatan ini sesuai dengan tugas dan wewenang kejaksaan di bidang pidana sebagai eksekutor yang melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Baca juga: Maksimalkan Peran Linmas, ini Upaya Satpol PP dan Damkar Kapuas

Baca juga: Dirjen Perhubungan Darat Tinjau Lokasi Pembangunan Dermaga di Kecamatan Selat Kapuas

Baca juga: Kepala Dinsos Kapuas Serahkan BLT APBD untuk 983 Warga Pujon

Baca juga: Pilkada Kalteng 2020, Plt Gubernur Habib Ismail Minta Paslon Jadi Influencer Protokol Kesehatan

Baca juga: Guru Agama di Kalteng Ikut Dialog tentang Radikalisme yang Digelar FKPT dan BNPT

"Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti yang telah inkrah, dari 55 perkara, pada bulan Januari sampai Juli 2020," bebernya.

Rinciannya, perkara narkotika sejumlah sembilan perkara dengan barang bukti narkotika berupa sabu-sabu sebanyak 52,62 gram.

Kemudian, ponsel dari perkara narkotika, kemudian barang bukti obat-obatan dari satu perkara kesehatan yaitu jenis seledryl sebanyak 748 butir.

Lalu, senjata tajam sejumlah 18 perkara, judi tiga perkara, pencurian sebanyak tujuh perkara, perlindungan anak dua perkara, enam perkara penganiayaan dan sembilan perkara lainnya.

Untuk perkara narkotika yang ditangani Kejari Kapuas pada tahun 2019 sebanyak 56 (lima puluh enam) perkara.

"Lalu, untuk tahun 2020 sampai dengan bulan Oktober 2020 sebanyak 36 perkara. Semoga untuk tahun 2020 perkara narkotika turun di Kabupaten Kapuas," tandasnya.

Kemudian, Kajari juga mengatakan, pemusnahan barang bukti ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk menunjukkan kinerja aparat penegak hukum.

"Dan diharapkan dapat menunjukkan kepada masyarakat mengenai keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kapuas," pungkasnya.

Setelah acara pemusnahan, dilanjutkan menyaksikan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) oleh anggota Satpol PP dan Damkar Kapuas.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved