Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Permudah Transaksi Finansial, Bank Mandiri Syariah Sosialisasikan Metode Pembayaran QRIS

Bank Mandiri Syariah gencarkan sosialisasi metode pembayaran QRIS untuk permudah transaksi finansial secara aman di masa pandemi Covid-19.

Penulis: Salmah | Editor: Syaiful Akhyar
Bank Mandiri Syariah
Pembayaran QRIS 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PT Bank Syariah Mandiri (Bank Mandiri Syariah), kembali mensosialisasikan metode pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) untuk mengakomodir kebutuhan transaksi finansial, spiritual dan sosial nasabah.

Transaksi pembayaran non tunai berstandar nasional dari Bank Indonesia ini relevan dengan kondisi pandemi, dimana masyarakat diimbau untuk meminimalisir kontak sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Direktur IT, Operation dan Digital Banking Mandiri Syariah Achmad Syafii, mengatakan, Mandiri Syariah merupakan bank syariah pertama Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang mengimplementasikan QRIS.

Baca juga: Tak Kenali Petugas, Tiga Pria di Banjarmasin Ini Diciduk saat Transaksi, 35 Gram Sabu Disita

Baca juga: Maulid Nabi Desa Sungai Jati Kabupaten Banjar, Warga Senang Sambut Kehadiran Habib Idrus

Baca juga: BREAKING NEWS: Sekda Tanahbumbu Rooswandi Salem Dinonatifkan

Sejak diluncurkan Maret 2020, saat ini Mandiri Syariah telah bekerja sama dengan 21 ribu merchant dimana 63 persen merupakan merchant komersial termasuk UKM dan lembaga pendidikan sementara 37 persen adalah masjid dan lembaga sosial.

“Berpijak dari pemahaman kami akan kebutuhan nasabah (customer centric), kami memahami nasabah membutuhkan kemudahan dan kenyamanan layanan dalam transaksi sosial dan spiritual. Untuk itu kami bekerja sama dengan masjid dan lembaga sosial dalam layanan QRIS,” kata Syafii.

Saat ini ada lebih dari 7.600 masjid di seluruh Indonesia yang telah menyediakan layanan QRIS Mandiri Syariah untuk pembayaran zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf) jamaahnya. Kemudahan layanan ini berdampak positif pada saldo rata-rata penerimaan masjid dan lembaga sosial yang naik 24 persen selama periode Juni-September 2020.

“Dengan layanan QRIS, masyarakat lebih tenang dan nyaman berinfak dan sedekah tanpa harus malu atau takut jumlah sedekahnya diketahui orang lain. Layanan ini pun menjadi akses masyakarat untuk mendukung dan beralih ke ekosistem syariah,” kata Syafii.

Hingga September 2020, Mandiri Syariah mencatatkan jumlah transaksi QRIS sebanyak 30 ribu transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp2,5 miliar, naik 16 persendari bulan sebelumnya.

Dari jumlah transaksi tersebut, 57 persennya merupakan transaksi finansial dan 43 persennya adalah transaksi spiritual dan sosial seperti zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf).

Dengan QRIS nasabah akan lebih mudah, cepat dan nyaman dalam melakukan pembayaran.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved